- Buruh harian Anggi kehilangan motor Honda Beat setelah dipinjam temannya, MB, pada Minggu 19 Juli 2026 di Bandar Lampung.
- Pelaku berinisial MB menggelapkan motor korban untuk dijadikan jaminan utang kepada seseorang bernama EGA tanpa izin pemiliknya.
- Polsek Tanjung Karang Timur menangkap MB di Kelurahan Tanjung Agung Raya serta mengamankan barang bukti motor pada Agustus 2026.
SuaraLampung.id - Bagi Anggi (23), seorang buruh harian lepas di Bandar Lampung, kepercayaan adalah segalanya. Namun, pemuda ini baru saja memetik pelajaran pahit bahwa terkadang, niat baik justru menjadi pintu masuk bagi petaka.
Sepeda motor Honda Beat keluaran teranyar miliknya raib, bukan karena dirampas begal, melainkan digelapkan oleh teman yang ia percaya.
Semuanya bermula pada Minggu sore yang tenang di Jalan Beo, Kelurahan Tanjung Agung Raya, Kecamatan Kedamaian, (19/7/2026).
Saat itu, pelaku berinisial MB (34) menghampiri Anggi dengan permintaan meminjam motor sebentar untuk membeli minuman.
Tanpa curiga, Anggi menyerahkan kunci motor Honda Beat 2024 miliknya. Ia membayangkan MB akan kembali dalam hitungan menit dengan sebotol air di tangan.
Namun, menit berganti jam, dan jam berganti hari. MB seolah hilang ditelan bumi bersama kendaraan yang menjadi alat transportasi utama Anggi mencari nafkah.
Bukannya pergi ke toko kelontong, MB ternyata membawa motor tersebut ke arah yang tak pernah dibayangkan Anggi. Motor gress itu tidak dijual, melainkan dijadikan jaminan utang kepada seseorang bernama EGA.
MB memperlakukan keringat hasil kerja keras temannya itu layaknya aset pribadi untuk melunasi kewajibannya sendiri.
Setelah menunggu dengan sia-sia, Anggi akhirnya sadar bahwa ia telah dikhianati. Laporan resmi pun dilayangkan ke Polsek Tanjung Karang Timur pada 28 Juli 2026.
Baca Juga: Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa
Unit Reskrim di bawah komando Kapolsek Kompol Toni Apriadi melakukan penyelidikan intensif yang membawa petugas ke jejak MB.
"Pelaku menguasai kendaraan korban tanpa hak, lalu menjadikannya jaminan utang kepada orang lain. Ini murni tindak pidana penggelapan," tegas Kompol Toni, Jumat (7/8/2026).
Pengejaran itu berakhir di wilayah Kelurahan Tanjung Agung Raya, Kecamatan Kedamaian. MB tak berkutik saat diringkus polisi.
Motor Honda Beat berwarna hijau bernomor polisi BE 2584 AIP berhasil diselamatkan sebagai barang bukti, meski Anggi harus melalui proses hukum panjang untuk mendapatkannya kembali.
Kini, MB harus mendekam di balik jeruji besi, dijerat dengan Pasal 486 KUHP tentang penggelapan. Kompol Toni Apriadi pun menitipkan pesan penting bagi warga Bandar Lampung. Di tengah tuntutan hidup yang kian sulit, kewaspadaan adalah tameng utama.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, bahkan kepada orang yang sudah dikenal sekalipun. Jangan mudah menyerahkan aset berharga tanpa pertimbangan matang," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa
-
Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar
-
Modus Beli Rokok, Pria Ini Bawa Kabur Motor Teman: Buron Setahun, Tertangkap Saat Pulang Kampung
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang
-
Enam Bulan Bersembunyi, Predator Anak di Pesisir Barat Akhirnya Diciduk dalam Mobil Travel
-
Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa
-
Lumbung Pangan yang Kian Tangguh: Menakar Otot Ekonomi Lampung di Tahun 2026
-
Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal