- Seekor tapir langka ditemukan pekerja di perkebunan sawit Mesuji pada hari Minggu, 20 September 2026.
- Aparat kepolisian dan mantan Bupati Mesuji Khamamik berhasil mengevakuasi satwa tersebut tanpa mengalami luka.
- Tapir kini diobservasi di Taman Kehati Mesuji sebelum diserahkan kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam.
SuaraLampung.id - Kemunculan seekor satwa langka dan dilindungi jenis Tapir (Tapirus indicus) menggegerkan para pekerja di areal perkebunan kelapa sawit PT Pematang Agri Lestari (PAL), Desa Suka Agung, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Minggu (20/9/2026).
Menariknya, proses evakuasi mamalia bercorak hitam-putih tersebut tidak hanya melibatkan aparat Polsek Way Serdang, tetapi juga mantan Bupati Mesuji, Khamamik, yang terjun langsung ke lokasi bersama timnya untuk memastikan satwa purba tersebut terselamatkan tanpa luka.
Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus menuturkan bahwa hewan pemalu tersebut pertama kali dilihat oleh Geran (25), seorang pemuda setempat yang tengah beraktivitas di area perkebunan sawit sekitar pukul 12.00 WIB.
Geran sempat terperanjat saat melihat sosok satwa liar bertubuh tambun dengan moncong panjang melintas di depannya.
Menyadari binatang tersebut bukanlah hewan ternak biasa, ia lekas memberi tahu warga lain, Sugito dan Yanto, sebelum akhirnya meneruskan laporan ke Polsek Way Serdang.
"Mendapat informasi dari warga, personel Polsek Way Serdang langsung bergerak mengamankan lokasi penemuan agar satwa tidak stres ataupun terancam. Dari ciri fisiknya, corak tubuh hitam-putih kontras dan moncong memanjang, dapat dipastikan hewan tersebut adalah tapir," terang AKBP Firdaus.
Mengingat status tapir sebagai satwa terancam punah yang dilindungi undang-undang, proses evakuasi dilakukan dengan ekstra hati-hati.
Mantan Bupati Mesuji Khamamik bersama tim penyelamat tiba di lokasi untuk memandu evakuasi bersama personel kepolisian. Setelah situasi dipastikan steril, tapir berhasil diamankan dalam keadaan sehat dan tenang.
"Saat ini satwa tersebut telah dievakuasi sementara ke Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) Mesuji untuk diobservasi kondisinya. Selanjutnya, satwa langka ini akan segera kami serahkan ke pihak BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) untuk penanganan lebih lanjut," pungkas AKBP Firdaus.
Baca Juga: Senjata Masih Terselempang di Tubuh, Mengapa Brida Rizky Ditemukan Tewas di Sungai Mesuji?
Berita Terkait
-
Senjata Masih Terselempang di Tubuh, Mengapa Brida Rizky Ditemukan Tewas di Sungai Mesuji?
-
Pencarian Berakhir Duka: Polisi Muda yang Hilang di Sungai Mesuji Ditemukan Tak Bernyawa
-
Misteri Hilangnya Polisi Muda di Sungai Mesuji: Terjatuh Saat Kawal Kapal Sawit
-
Pria di Mesuji Ditembus Peluru Saat Tagih Utang Rp 20 Juta
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus
-
Kepergok di Puncak Tower, Residivis Spesialis Kabel BTS Terjun ke Kebun Sebelum Dibekuk Polisi
-
Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes
-
Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW
-
Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor