- Polisi di Bandar Lampung mengklarifikasi hoaks video penangkapan begal yang ternyata pencuri kotak amal pada Minggu (2/8/2026).
- Remaja berinisial WD kedapatan mencuri uang sebesar Rp63 ribu di sebuah masjid di kawasan Tanjung Senang.
- Kasus pencurian tersebut diselesaikan secara humanis melalui pendekatan restorative justice tanpa melanjutkan proses hukum formal.
SuaraLampung.id - Layar ponsel warga Bandar Lampung sempat memanas dalam beberapa hari terakhir. Sebuah video penangkapan seorang pemuda beredar cepat dari grup WhatsApp ke beranda media sosial, dibumbui narasi mencekam "Begal tertangkap warga!"
Namun, di balik riuhnya komentar netizen yang geram, polisi segera mengklarifikasi. Narasi tersebut dipastikan palsu alias hoaks.
Pemuda di dalam video itu bukanlah pelaku begal yang sadis, melainkan seorang remaja yang tersandung kasus pencurian kotak amal masjid dengan nilai kerugian yang jauh dari kata fantastis.
Kapolsek Tanjung Senang, Iptu Edy Sabhara Purba, meluruskan bahwa pria berinisial WD (18) tersebut diamankan warga di sebuah masjid di kawasan Tanjung Senang pada Minggu (2/8/2026). Saat ditangkap, WD kedapatan mengantongi uang sebesar Rp63 ribu yang diambilnya dari dalam kotak amal.
"Terkait narasi yang menyebut pria dalam video merupakan begal, itu tidak benar. Yang bersangkutan adalah pelaku pencurian kotak amal. Kami segera mengamankannya untuk menghindari aksi main hakim sendiri," tegas Iptu Edy, Kamis (6/8/2026).
WD, warga Kota Metro, kini harus berhadapan dengan konsekuensi perbuatannya, meski tidak lewat jalur jeruji besi.
Menariknya, kasus ini berakhir dengan pendekatan yang lebih humanis. Alih-alih melanjutkan ke meja hijau, pihak kepolisian bersama tokoh masyarakat setempat memilih jalan restorative justice.
Linmas, Ketua RT, hingga Marbot masjid sepakat untuk tidak membuat laporan polisi. Mengingat nilai kerugian yang relatif kecil dan latar belakang pelaku, mereka memilih memberikan kesempatan kedua melalui pembinaan.
"Kami lakukan pembinaan dan yang bersangkutan telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Ini disepakati bersama oleh pihak masjid dan warga setempat," tambah Edy.
Baca Juga: Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar
Iptu Edy mengimbau masyarakat agar lebih bijak dan melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.
"Jangan mudah percaya informasi yang beredar tanpa verifikasi. Dan yang paling penting, jangan main hakim sendiri. Serahkan proses hukum kepada kami," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar
-
Modus Beli Rokok, Pria Ini Bawa Kabur Motor Teman: Buron Setahun, Tertangkap Saat Pulang Kampung
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal
-
Bui Bukan Lagi Jawaban Tunggal: Saat Sapu dan Cangkul Jadi Hukuman Baru di Lampung
-
Niat Menggasak Malah Terlelap: Maling Apes di Pringsewu yang Ketiduran di Kasur Korban
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar
-
Misi Satelit Lampung-1: Saat Mata AI di Luar Angkasa Kawal Ladang Singkong