- Polda Lampung berhasil meringkus 95 pelaku kejahatan jalanan selama operasi yang berlangsung pada 13 hingga 31 Mei 2026.
- Polisi menyita 410 barang bukti, termasuk senjata api rakitan, amunisi, granat, serta berbagai hasil jarahan milik 68 korban.
- Penindakan dilakukan berdasarkan 75 laporan untuk meningkatkan keamanan melalui patroli rutin tim Quick Response di seluruh wilayah Lampung.
SuaraLampung.id - Dalam kurun waktu 17 hari yang intens, mulai 13-31 Mei 2026, Polda Lampung melancarkan operasi besar-besaran untuk menyisir para pelaku kejahatan jalanan yang kerap meresahkan warga.
Hasilnya tak main-main. Sebanyak 95 pelaku kriminal berhasil diringkus. Dari tangan mereka, polisi menyita tumpukan barang bukti mulai dari senjata api rakitan hingga barang-barang yang tak terduga seperti kotak amal dan burung peliharaan.
"Pengungkapan ini adalah bukti komitmen kami. Kami tidak main-main dalam memberantas kejahatan demi memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat," ujar Kapolda Lampung Irjen Helfi Aasegaf, Selasa (2/6/2026).
Sebanyak 75 laporan kepolisian menjadi dasar perburuan ini. Dari puluhan kasus tersebut, tercatat 68 warga telah menjadi korban keganasan para pelaku yang kini hanya bisa tertunduk lesu di hadapan petugas.
Operasi ini mengungkap peta kejahatan yang beragam di Lampung. Para pelaku Pencurian dengan Pemberatan (Curat), misalnya, kerap bergerak seperti bayangan di malam hari.
Mereka mengincar rumah kosong dan fasilitas publik yang lengah, bermodalkan linggis, obeng, hingga tang pemotong untuk menjebol pintu atau memanjat atap.
Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas). Kapolda membeberkan taktik licik mereka adalah dengan intimidasi fisik dan manipulasi psikologis.
"Ada modus di mana pelaku menuduh korban telah menganiaya anggota keluarganya atau terlibat kecelakaan. Saat korban panik dan bingung, di situlah mereka beraksi merampas harta benda," ungkap Kapolda.
Sebanyak 410 unit barang bukti dikumpulkan terdapat 8 pucuk senjata api rakitan yang tampak gahar, 15 butir amunisi, 12 bilah senjata tajam, bahkan satu buah granat yang siap meledak.
Baca Juga: Todong Polisi dengan Senpi Rakitan, Bandit Curanmor Lintas Jakarta-Lampung Tewas
Selain 12 unit motor dan mobil yang digondol pelaku, polisi juga menyita barang-barang lain hasil jarahan, seperti notebook, PlayStation, tabung gas, pakaian, sandal, hingga kotak amal.
Irjen Helfi menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan di setiap sudut provinsi. Senjata utama mereka kini adalah tim Quick Response Polda Lampung dan Polres jajaran.
"Tim ini dibentuk khusus untuk mencegah dan merespons setiap tindak pidana street crime secara profesional dan cepat," tutupnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Todong Polisi dengan Senpi Rakitan, Bandit Curanmor Lintas Jakarta-Lampung Tewas
-
Apes! Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Malah Terjungkal dan Berakhir di RS
-
Rekam Jejak Bandit yang Menembak Mati Polisi di Lampung: Pernah Kabur dari RS Bhayangkara
-
Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung