- Dua pria mencuri sepeda motor milik DA saat berjualan es teh di Gunung Sugih pada Minggu, 24 Mei 2026.
- Tim Tekab 308 Polsek Gunung Sugih melakukan pengejaran cepat terhadap pelaku yang melarikan diri ke arah Padang Ratu.
- Pelaku berinisial APG berhasil ditangkap setelah mengalami kecelakaan saat berusaha melarikan diri dari kejaran petugas dan warga setempat.
SuaraLampung.id - Minggu siang (24/5/26), matahari di wilayah Gunung Sugih Raya sedang terik-teriknya. Bagi DA (27), cuaca panas adalah berkah bagi dagangan es teh miliknya. Namun, di balik kerumunan pembeli yang mencari kesegaran, terselip niat jahat yang sedang mengintai.
DA tak menyangka bahwa ramahnya pembeli yang datang adalah sebuah jebakan. Saat ia sibuk meracik es teh untuk para pelanggan, sebuah Honda Beat Street warna hitam, satu-satunya tunggangan yang ia parkir rapi dengan kunci stang di depan lapak, tiba-tiba raib.
Dua orang pria yang diduga berpura-pura menjadi pembeli berhasil mengalihkan perhatian DA. Di saat itulah, seorang pelaku lainnya dengan cepat menyalakan mesin dan memacu motor tersebut ke arah Padang Ratu. Sadar dirinya menjadi korban pencurian, DA pun segera melapor.
Laporan tersebut langsung memicu reaksi cepat Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gunung Sugih. Tanpa membuang waktu, petugas yang dipimpin Kapolsek Gunung Sugih, Iptu Wahyu, langsung melakukan pengejaran panas ke rute pelarian pelaku.
"Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak melakukan pengejaran ke arah Padang Ratu," ujar Iptu Wahyu, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, Rabu (27/5/2026).
Aksi kejar-kejaran itu berakhir antiklimaks bagi sang pencuri. Di sebuah ruas jalan, petugas menemukan motor milik korban tergeletak dalam kondisi rusak berat.
Diduga kuat, pelaku kehilangan kendali karena panik dikejar petugas dan warga, hingga akhirnya terjatuh keras ke aspal.
Meski motornya ditinggalkan, pelarian pelaku tak berhenti di situ. Petugas bersama warga setempat melakukan penyisiran intensif ke semak-semak dan area sekitar lokasi jatuhnya motor.
Tak lama, seorang pria berinisial APG (28) ditemukan dalam kondisi tak berdaya akibat luka-luka yang dialaminya saat kecelakaan.
Baca Juga: Akhir Pelarian Andi Doglang: Eksekutor Curanmor Bersenpi Lumpuh oleh Pelor Polisi Pringsewu
Pria asal Kampung Negeri Agung, Selagai Lingga itu pun tak bisa lagi mengelak. Petugas mengevakuasi pelaku ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka parah yang dideritanya.
Kini, APG hanya bisa terbaring lemah di bawah pengawalan ketat polisi, sementara rekan-rekannya yang lain masih dalam perburuan tim Tekab 308. Motor Honda Beat milik DA kini diamankan sebagai barang bukti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Proyek Rehabilitasi Irigasi di Lampung Mulai 2026
-
101 Proyek Irigasi Baru Diusulkan ke Pusat: Siap Hijaukan 13 Ribu Hektare Sawah di Lampung
-
Akhir Pelarian Andi Doglang: Eksekutor Curanmor Bersenpi Lumpuh oleh Pelor Polisi Pringsewu
-
Ludes! 20.800 Tiket Kereta Api di Lampung Habis Tak Tersisa di Libur Lebaran Idul Adha
-
Harga Cabai dan Bawang Meroket di Lampung, Pemprov Antisipasi Laju Inflasi Tak Terkendali