- Pria berinisial MAR ditangkap polisi di Bandar Lampung pada 11 Juli 2026 karena mencuri modem WiFi warga.
- Pelaku terbukti telah melakukan pencurian modem di 15 lokasi berbeda di wilayah Labuhan Ratu dan Tanjung Seneng.
- Polisi menyita barang bukti dan sedang melakukan pengembangan untuk melacak jaringan penadah barang curian tersebut lebih lanjut.
SuaraLampung.id - Bagaimana rasanya sedang asyik berselancar di dunia maya atau menonton film favorit, tiba-tiba koneksi internet terputus total. Jangan buru-buru menyalahkan penyedia layanan, bisa jadi modem WiFi Anda telah berpindah tangan.
Inilah keresahan yang sempat menghantui warga Kota Bandar Lampung sebelum akhirnya aksi licin pria berinisial MAR (29) terhenti. Pria yang diduga spesialis pencuri modem ini tak berkutik saat diringkus di Jalan Bumi Manti, Kelurahan Kampung Baru, Bandar Lampung, Sabtu (11/7/2026).
Pelarian MAR berakhir di sebuah gang bernama Zakaria. Aksinya terendus saat ia mencoba mencabut paksa modem WiFi yang terpasang di depan sebuah rumah kos. Alih-alih mendapatkan barang jarahan, ia justru disambut warga yang sudah curiga dengan gerak-geriknya.
Beruntung bagi pelaku, jajaran Polsek Labuhan Ratu yang sedang melakukan patroli rutin melintas di lokasi. Ia langsung dievakuasi ke Mapolsek sebelum amuk massa memuncak.
Dari tangannya, polisi menyita tiga unit modem, kabel adaptor, serta sebuah motor Honda Scoopy yang menjadi rekan setia dalam menjalankan aksinya.
Setelah diperiksa secara intensif, fakta mengejutkan terungkap. MAR bukanlah pemain baru. Di hadapan penyidik, ia bernyanyi telah sukses membobol 15 titik WiFi di berbagai penjuru kota, mulai dari Labuhan Ratu hingga Tanjung Seneng.
Ironisnya, alat teknologi yang harganya mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah itu dijualnya dengan harga sangat miring.
"Pelaku mengaku menjual modem hasil curiannya hanya dengan harga Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per unit," ungkap Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, Selasa (14/7/2026).
Meski MAR sudah meringkuk di balik jeruji besi, polisi tidak lantas menutup buku. Tim penyidik tengah melakukan pengembangan besar-besaran untuk melacak kemungkinan adanya jaringan penadah atau lokasi kejadian lain yang belum terdata.
Baca Juga: Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
"Kami masih mendalami motif dan mencari tahu ke mana saja barang-barang tersebut dilempar," tambah AKP Ono.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Maut di Perlintasan Negarabatin: Mobil Alya Tertemper Kereta Api, 2 Pelajar Tewas
-
Spesialis Pencuri Modem WiFi di Bandar Lampung Sudah Beraksi di 15 Lokasi
-
Hari Pajak, BRI Catat Setoran Rp19,1 Triliun Kepada Negara Pada Kuartal I 2026
-
ORI030 Hadir di BRI, Berikan Peluang Investasi dengan Kupon hingga 7,00%
-
Gunung Anak Krakatau Batuk 19 Kali, Jalur Merak-Bakauheni Masih Normal