- Polres Pringsewu menangkap buronan spesialis curanmor bernama Andi Anggara alias Doglang di Kecamatan Kedondong pada Senin malam.
- Pelaku sempat melakukan perlawanan sengit saat akan diringkus, sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadapnya.
- Tersangka yang terlibat dalam dua belas aksi pencurian motor kini terancam hukuman tujuh tahun penjara atas perbuatannya.
SuaraLampung.id - Selama lima bulan terakhir, nama Andi Anggara (33) alias Doglang menjadi momok yang menghantui jalanan di wilayah Pringsewu.
Dikenal licin bak belut dan tak segan menenteng senjata api rakitan saat beraksi, petualangan sang spesialis curanmor ini akhirnya menemui titik akhir di sebuah persembunyian sunyi di Kecamatan Kedondong, Pesawaran.
Senin malam (25/5/2026) menjadi saksi bisu berakhirnya pelarian Doglang, buronan yang paling dicari jajaran Polres Pringsewu sejak awal tahun ini.
Penangkapan pria asal Way Lima ini berlangsung laiknya adegan film aksi. Saat tim gabungan mengepung lokasinya, Doglang tidak menyerah begitu saja. Ia mencoba menerobos barikade petugas dan melakukan perlawanan sengit yang membahayakan nyawa aparat.
Melihat situasi yang kian genting, polisi tak punya pilihan lain. Suara tembakan peringatan memecah malam, disusul tindakan tegas terukur yang menghunjam kaki sang buronan. Doglang pun tersungkur, mengakhiri ambisinya untuk kembali kabur.
"Tersangka dikenal licin dan sangat berbahaya karena selalu membekali diri dengan senjata api. Karena melawan saat ditangkap, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkannya," tegas Kasat Reskrim Polres Pringsewu, Iptu Rosali.
Andi Doglang bukan sekadar pencuri amatir. Ia adalah kepingan terakhir sekaligus eksekutor utama dari jaringan Suradi alias Ganden yang legendaris di dunia hitam Lampung.
Ketika rekan-rekannya sudah lebih dulu mendekam di balik jeruji besi, Doglang sempat mencicipi udara bebas lebih lama setelah lolos dari penggerebekan di sebuah kontrakan di Pekon Rejosari, Januari lalu.
Meski di hadapan penyidik Doglang hanya mengaku beraksi di tiga lokasi, polisi memiliki catatan berbeda. Data polisi menunjukkan keterlibatannya dalam sedikitnya 12 aksi pencurian motor di berbagai wilayah.
Baca Juga: Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
"Peran Andi alias Doglang ini sangat sentral. Ia bergantian dengan Suradi menjadi eksekutor maupun joki. Mereka adalah komplotan profesional," tambah Iptu Rosali.
Salah satu aksi paling kejam komplotan ini adalah pencurian motor milik Salsabila Agustin, seorang mahasiswi di Pringsewu.
Saat korban terlelap di kamar kosnya pada pengujung tahun 2025, Doglang menggasak Honda BeAT kesayangan korban. Kerugian Rp19 juta bukan angka kecil bagi seorang pelajar, namun kini motor tersebut telah berhasil diamankan kembali sebagai barang bukti.
Selain Honda BeAT, polisi juga menyita satu unit Yamaha N-Max hasil kejahatan lain. Namun, ada satu misteri yang masih digali yakni mengenai kebedaraan senjata api rakitan kedua. Kepada polisi, Doglang mengaku telah membuang "alat pencabut nyawa" tersebut di wilayah pesisir Pematang Sawa, Tanggamus.
Kini, tak ada lagi raungan mesin motor curian atau ancaman moncong senjata dari tangan Doglang. Dengan wajah tertunduk, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi menjeratnya dengan pasal pencurian dengan pemberatan yang membawa ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.
Berita Terkait
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Pemprov Lampung Tebar Rp35 Miliar untuk Karpet Beton dan Aspal Baru Jalan di Pringsewu
-
Kedok Penimbun Solar di Pringsewu Terbongkar Saat Sopir Sedang Nyedot BBM
-
Dapat Beasiswa Malah Bikin Onar, 3 Pelajar Sudan di Pringsewu Diciduk Imigrasi Bandar Lampung
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Maut di Perlintasan Negarabatin: Mobil Alya Tertemper Kereta Api, 2 Pelajar Tewas
-
Spesialis Pencuri Modem WiFi di Bandar Lampung Sudah Beraksi di 15 Lokasi
-
Hari Pajak, BRI Catat Setoran Rp19,1 Triliun Kepada Negara Pada Kuartal I 2026
-
ORI030 Hadir di BRI, Berikan Peluang Investasi dengan Kupon hingga 7,00%
-
Gunung Anak Krakatau Batuk 19 Kali, Jalur Merak-Bakauheni Masih Normal