- Tim gabungan menindak tegas Bahroni hingga tewas karena melakukan perlawanan aktif di Pesawaran pada Jumat (15/5/2026).
- Bahroni tewas setelah sebelumnya menembak mati Bripka Arya Supena saat mencoba menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di Lampung.
- Polisi juga berhasil meringkus rekan Bahroni bernama Hamdi yang turut terlibat dalam upaya pencurian sepeda motor tersebut.
SuaraLampung.id - Pelarian Bahroni berakhir di ujung senjata api aparat kepolisian. Bandit yang menembak mati Bripka Anumerta Arya Supena, anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung, harus merasakan nasib serupa.
Nyawanya melayang dalam sebuah proses penangkapan oleh Tim Gabungan di Teluk Hantu, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026).
Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf mengatakan petugas terpaksa mengambil tindakan tegas terhadap Bahroni karena melakukan perlawanan.
"Yang bersangkutan melakukan perlawanan aktif sehingga yang membahayakan petugas dengan senjata api rakitan sehingga polisi memberikan tindakan tegas dan terukur. Pelaku meninggal dunia di tempat," kata Helfi.
Selain Bahroni, polisi juga meringkus Hamdi, yang merupakan rekan kerja Bahroni saat melakukan pencurian sepeda motor (curanmor).
Pada Jumat (9/5/2026) pagi sekitar pukul 06.00, duo bandit ini berupaya mencuri sepeda motor di depan Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
Hamdi menunggu di atas sepeda motor di saat Bahroni berupaya membobol kunci motor milik karyawan Yussy Akmal. Saat itulah datang Bripka Arya memergoki Bahroni.
Arya mengacungkan senjata api berupaya menggagalkan aksi Bahroni. Ternyata todongan senpi tidak bikin ciut nyali Bahroni. Dia melakukan perlawanan hingga terjadi pergumulan.
Nahas bagi Arya. Bahroni berhasil merebut senpi dari tangannya dan menembak kepala Arya yang langsung tersungkur bersimbah darah. Melihat Arya terkapar, Bahroni segera melarikan diri bersama Hamdi sambil membawa senjata api milik Arya.
Baca Juga: Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena
Pernah Kabur dari RS Bhayangkara
Bahroni bukan pemain baru dalam dunia curanmor di Lampung. Di tahun 2022 lalu, dia pernah ditangkap aparat Polda Lampung dalam kasus jambret HP di Jalan Dr Susilo Dekat Graha Gading Kelurahan Sumur Batu, Bandar Lampung.
Ketika itu Arya harus menjalani prosedur pemeriksaan Covid-19. Hasilnya dia dinyatakan positif. Alhasil Bahroni harus menjalani masa isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.
Tak disangka, Bahroni mengambil langkah nekat melarikan diri dari RS Bhayangkara Polda Lampung. Dia melepaskan ikatan tangan lalu kabur melalui pagar lantai 2. Sehari setelah melarikan diri, Bahroni akhirnya diserahkan pihak keluarga ke Polda Lampung.
Tag
Berita Terkait
-
Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena
-
Penyekatan Ketat di Perbatasan Lampung: Polisi Persempit Ruang Gerak Eksekutor Bripka Arya Supena
-
Bandit Bersenpi di Bandar Lampung Nekat Tembaki Korban Saat Kejar-kejaran, Berakhir di Masjid
-
Dua Siswi SMP Bandar Lampung Terjebak Terapis Plus-Plus karena Iming-iming Gaji Jutaan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Lampung Raup Cuan USD 251 Juta di Pasar Global Sepanjang Mei
-
Pemprov Lampung Tangkap Peluang Jalur Emas Kuliah Sambil Kerja di Negeri Ginseng
-
Sinyal Positif Pariwisata Lampung: Lebih dari 113 Ribu Tamu Serbu Hotel Sepanjang Mei
-
Eksponen 98 Lampung Tegaskan Reformasi Belum Selesai, Siap Kawal Program Strategis Presiden Prabowo
-
Emas dan Bensin Cekik Dompet Warga, Inflasi Lampung Juni 2026 Meroket ke Angka 2,46 Persen