SuaraLampung.id - Jasa Raharja Lampung bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung merubah kebijakan terkait mekanisme pembayaran tunggakan pokok Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), dalam program pemutihan pajak kendaraan bermotor di wilayah Lampung.
Kepala Jasa Raharja Lampung, Zulham Pane mengatakan, aturan terbaru saat ini, pihaknya membebaskan masyarakat yang membayar pajak kendaraan, terhadap tunggakan pokok SWDKLLJ tahun kedua yang lewat dan seterusnya.
Kemudian membebaskan denda SWDKLLJ tahun lalu dan seterusnya, sehingga masyarakat wajib pajak hanya diwajibkan untuk membayar tunggakan SWDKLLJ dua tahun sebelumnya dan tahun berjalan.
Aturan tersebut diberlakukan, menjawab keluhan yang saat ini dirasakan masyarakat, terkait beban yang wajib dibayarkan selama pemutihan pajak kendaraan bermotor di Lampung yang berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2025.
"Ini mulai berlaku pada 8 Mei 2025 ini, jadi pembayaran tunggakan pokok SWDKLLJ saat ini hanya tahun 2023 dan seterusnya, serta denda tahun berjalan. Sementara tunggakan pokok tahun-tahun sebelumnya sudah dibebaskan," kata Zulham Pane dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Kamis (8/5/2025).
Dengan demikian, maka masyarakat tetap diwajibkan untuk membayar denda SWDKLLJ tahun 2023-2024 dan 2024-2025, hingga denda tahun berjalan. Sementara untuk tunggakan pokok tahun-tahun sebelumnya sudah dibebaskan.
Denda SWDKLLJ sendiri, dihitung berdasarkan lamanya keterlambatan wajib pajak dalam membayar pajak, dengan rincian keterlambatan pembayaran selama 1-90 hari didenda 35 persen dari nilai yang wajib dibayarkan.
Kemudian keterlambatan 91-180 hari dikenakan denda 50 persen, 181 hingga 270 hari denda 75 persen, dan 271 hingga 365 hari dikenakan denda 100 persen.
"Dengan demikian, kami tetap melakukan pengutipan untuk pokok tahun berjalan, dan denda sesuai kategori keterlambatan berdasarkan aturan yang berlaku," ujar Zulham Pane.
Baca Juga: SPBU Antasari Bandar Lampung Nyaris Ludes! Korsleting Jadi Biang Kerok
Zulham meminta kepada masyarakat, untuk tetap memahami dan meningkatkan kesadaran tentang mekanisme pembayaran pajak kendaraan masing-masing, pasca membeli kendaraan.
SWDKLLJ sendiri, merupakan kewajiban tahunan yang penting untuk perlindungan kecelakaan lalu lintas bagi pemilik kendaraan.
Keluhan Masyarakat
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, M. Kadafi Azwar, menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait pembayaran beban dan denda dari Jasa Raharja, dalam program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang saat ini sedang berjalan.
Kadafi Azwar mengatakan, meskipun program tersebut digaungkan sebagai pemutihan pajak yang hanya membebani masyarakat untuk membayar pajak tahun berjalan.
Namun di lapangan, ternyata banyak masyarakat masih harus menanggung beban biaya Jasa Raharja, baik pokok maupun dendanya.
Berita Terkait
-
SPBU Antasari Bandar Lampung Nyaris Ludes! Korsleting Jadi Biang Kerok
-
Wow! Pemutihan Pajak Kendaraan di Lampung Hasilkan Rp5 Miliar Sehari
-
"Barcode Ajaib" Bobol BBM Bersubsidi: Warga Lampung Timur Ditangkap Polisi
-
Nabung Hasil Bertani, Nenek 107 Tahun Asal Lampung Selatan Akhirnya Berangkat Haji
-
Pertalite Oplosan Bikin Kendaraan Rusak, Sopir Truk Pertamina Lampung Ditangkap
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati
-
Kisah Haru Erin, Gajah Berbelalai Buntung yang Kerap 'Minder' di Way Kambas
-
Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni
-
BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta
-
Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga