SuaraLampung.id - Pembangunan Masjid Al-Bakrie milik politisi Partai Golkar Aburizal Bakrie di lahan GOR Saburai dan Taman Gajah Bandar Lampung disoal anggota DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan Watoni Noerdin.
Menurut Watoni Noerdin, langkah Pemerintah Provinsi Lampung mengalihfungsikan GOR dan Taman Gajah menjadi Masjid Al-Bakrie adalah baik.
Tetapi kata Watoni Noerdin, alihgfungsi lahan untuk pembangunan Masjid Al-Bakrie itu bertentangan dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.
"Di dalam permendagri itu diatur sangat jelas, jika peralihan atau pun penghapusan aset yang nilainya lebih dari Rp5 miliar harus mendapat persetujuan DPRD," kata Watoni, Rabu (30/8/2023).
Bahkan, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung tersebut melanjutkan, persetujuan yang dimaksud harus melalui tahapan yang diatur ketentuan, salah satunya disahkan lewat sidang paripurna.
"Nah, sampai saat ini. Setahu saya, tidak ada paripurna tentang peralihan aset yang diproyeksikan oleh pemerintah provinsi," ujarnya pula.
Hal peralihan, kata politisi senior PDI Perjuangan Lampung itu lagi, sudah pernah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya, yang meminta persetujuan DPRD Lampung untuk melepaskan aset pemerintah provinsi berupa tanah di kawasan Waydadi, Kota Bandar Lampung, dengan nilai Rp360 miliar luas lahan 88,3 hektare.
"Waktu itu, melalui proses paripurna. Dan tahapan sudah dilalui. Jadi, semua berjalan tanpa menabrak aturan," katanya lagi.
Sementara, kata Watoni pula, untuk peralihan Gedung Olahraga (GOR) Saburai dan Taman Gajah itu sama sekali tidak ada komunikasi dengan DPRD.
Baca Juga: Kebakaran di Durian Payung, Ayah dan Anak Alami Luka Bakar Serius
Padahal, proses revitalisasi pembangunan GOR Saburai di era pemerintah sebelumnya sudah menelan anggaran kurang lebih Rp3 miliar.
"Tidak ada komunikasi Gubernur dengan DPRD Provinsi Lampung. Apalagi mau diparipurnakan," ujarnya.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung bersama Wakil Gubernur Lampung, tokoh nasional asal Lampung Aburizal Bakrie, Menteri Pemuda dan Olahraga yang diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Olahraga, dan Forkopimda Provinsi Lampung, di kawasan Elephant Park Enggal, Bandarlampung, Senin (20/2/2023) lalu.
Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie ini, juga merupakan perwujudan dari visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, yaitu masyarakat Lampung Berjaya, khususnya misi pertama untuk mewujudkan kehidupan yang religius, berbudaya, aman dan damai. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kebakaran di Durian Payung, Ayah dan Anak Alami Luka Bakar Serius
-
396 Formasi PPPK 2023 di Bandar Lampung hanya untuk Nakes
-
Curi Mobil Sendiri yang Kena Tilang di Kantor Polisi, Pria Asal Kemiling Ditangkap
-
Hukuman Ketua RT Terdakwa Pembubaran Ibadah Jemaat GKKD Bandar Lampung
-
Korupsi Retribusi Sampah, Eks Kadis LH Bandar Lampung Sahriwansah Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah