- Polisi menangkap residivis AGR di Rajabasa, Bandar Lampung, pada Rabu (10/6/2026) setelah sepuluh bulan berstatus buronan.
- AGR diduga melakukan pencurian rumah kosong di Kota Karang dengan modus membobol pintu menggunakan alat bantu sederhana.
- Penyelidikan kini berlanjut untuk memproses hukum pelaku AGR serta memburu rekannya berinisial A yang masih melarikan diri.
SuaraLampung.id - Pelarian panjang AGR (31) akhirnya menemui titik buntu. Setelah sepuluh bulan berpindah-pindah tempat persembunyian demi menghindari kejaran polisi, pria yang dikenal sebagai residivis kambuhan ini kembali mencicipi dinginnya sel tahanan.
AGR, yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Agustus 2025, tak berkutik saat jajaran Polsek Teluk Betung Timur membekuknya di kawasan Rajabasa, Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026) malam.
Langkahnya terhenti tepat di kota tempat ia melakukan aksi kriminal terakhirnya, setelah sempat menghilang hingga ke wilayah Serang, Banten.
Dalam catatan kepolisian, AGR bukanlah pemain baru. Ia adalah otak di balik pembobolan rumah milik seorang sales rokok di wilayah Kota Karang. Bukan sekadar pencuri biasa, AGR dikenal cerdik dalam memetakan sasaran.
Namun, yang menarik perhatian adalah metode yang digunakan kelompoknya. Kapolsek Teluk Betung Timur, AKP Dailami, mengungkapkan bahwa AGR berbagi peran dengan rekannya berinisial A (masih buron).
"Cara mereka masuk tergolong unik namun berbahaya. Pelaku A memanjat pagar dan membuka genteng, lalu menggunakan alat sederhana berupa sapu dan hanger (gantungan baju) untuk membuka gerendel pintu dari bagian dalam," jelas AKP Dailami, Sabtu (13/6/2026).
Aksi tersebut dilakukan saat rumah korban berinisial NE dalam keadaan kosong. Di bawah komando AGR, kedua pelaku menguras isi rumah tanpa sisa.
Mulai dari puluhan rokok elektrik (vape), berbagai merek rokok konvensional, hingga barang kebutuhan rumah tangga seperti tabung gas elpiji 3 kilogram pun mereka angkut.
Bahkan, sebuah ponsel milik korban sempat mereka perbaiki terlebih dahulu sebelum akhirnya dijual kembali demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu
Selama hampir setahun, AGR mencoba menghapus jejak dengan melintasi provinsi. Namun, insting petugas rupanya lebih tajam. Begitu mendengar kabar AGR kembali menginjakkan kaki di Bumi Ruwa Jurai, polisi tak membuang waktu.
"Pelaku kami amankan tanpa perlawanan berarti. Saat ini ia tengah menjalani proses penyidikan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tambah AKP Dailami.
Kini, sementara AGR harus meratapi nasibnya di balik jeruji besi, polisi masih memiliki satu pekerjaan rumah: memburu pelaku A yang identitasnya sudah masuk dalam kantong petugas.
Berita Terkait
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu
-
Terjebak Marketplace: Polisi Nyamar Jadi Pembeli, Ringkus Sindikat Motor Curian Ber-STNK Palsu
-
Jeratan Telegram Mahasiswa di Bandar Lampung: Rayu Gadis 16 Tahun dengan Iming-iming Makeup
-
Jejak HP Ungkap Sindikat Pencurian Sekolah di Lampung Utara: Polisi Buru Eksekutor Utama
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung