- Polsek Labuhan Ratu menangkap dua pelaku curanmor berinisial EI dan A di Kabupaten Tanggamus pada Juni 2026.
- Pelaku tertangkap saat mencoba menjual motor hasil curian milik mahasiswa asal Bandar Lampung melalui Facebook Marketplace.
- Polisi berhasil mengungkap kasus tersebut dengan menyamar sebagai pembeli untuk meringkus pelaku serta menyita STNK palsu.
SuaraLampung.id - Media sosial kini bukan hanya tempat berbagi cerita, tapi juga menjadi etalase bagi para pelaku kejahatan untuk mencuci barang haram.
Namun, kali ini langkah sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) harus terhenti setelah terjebak dalam skenario yang mereka susun sendiri di jagat maya.
Tim Polsek Labuhan Ratu berhasil membongkar kedok dua pria, EI (23) dan A (39), yang mencoba peruntungan dengan menjual sepeda motor hasil curian melalui Facebook Marketplace. Siapa sangka, calon pembeli yang antusias menawar dagangan mereka ternyata adalah polisi yang sedang menyamar.
Kasus ini bermula dari laporan seorang mahasiswa berinisial BRS (19). Pada akhir Maret lalu, ia kehilangan dua unit sepeda motor di rumah kosnya yang terletak di Jalan Bhayangkara, Rajabasa, Bandar Lampung. Tak main-main, kerugian yang dialami korban mencapai Rp42 juta.
Titik terang muncul saat polisi melakukan patroli siber. Petugas menemukan sebuah unggahan di Facebook Marketplace yang menawarkan Yamaha WR, salah satu motor milik korban, dengan harga miring, yakni Rp17 juta. Padahal, harga pasar motor tersebut jauh di atas nilai yang ditawarkan.
"Tim langsung bergerak cepat. Kami melakukan penyelidikan dan mengatur strategi untuk memancing pelaku keluar dari persembunyiannya," ujar Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, Kamis (11/6/2026).
Dengan penuh kehati-hatian, petugas yang menyamar sebagai pembeli mulai menjalin komunikasi dengan penjual. Kesepakatan tercapai, dan sebuah pertemuan diatur di wilayah Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.
Begitu pelaku A muncul membawa unit motor tersebut dan hendak bertransaksi, polisi langsung melakukan penyergapan. A yang bertugas sebagai pemasar tak berkutik.
Dari tangannya, polisi menemukan fakta mengejutkan. Motor tersebut dilengkapi dengan STNK untuk meyakinkan pembeli, namun setelah dicek, dokumen tersebut ternyata palsu.
Baca Juga: Jeratan Telegram Mahasiswa di Bandar Lampung: Rayu Gadis 16 Tahun dengan Iming-iming Makeup
"Pelaku berusaha mengelabui calon pembeli dengan STNK palsu. Ini modus agar motor curian terlihat seolah-olah memiliki dokumen resmi," jelas AKP Ono.
Penangkapan A menjadi pintu masuk untuk meringkus EI di wilayah yang sama. Berdasarkan pemeriksaan intensif, EI mengaku mendapatkan motor tersebut dari pihak lain yang hingga kini identitasnya sudah dikantongi polisi.
"Kami masih mengejar satu pelaku lagi yang memasok barang tersebut kepada EI. Identitasnya sudah jelas dan tim sedang di lapangan," tegas Kapolsek.
Kini, Yamaha WR senilai puluhan juta rupiah itu telah diamankan sebagai barang bukti bersama dua unit ponsel milik pelaku.
Berita Terkait
-
Jeratan Telegram Mahasiswa di Bandar Lampung: Rayu Gadis 16 Tahun dengan Iming-iming Makeup
-
Jejak HP Ungkap Sindikat Pencurian Sekolah di Lampung Utara: Polisi Buru Eksekutor Utama
-
Gara-gara Jagung Bakar, Klinik Bidan di Bandar Lampung Nyaris Ludes Dilalap Api
-
Maling Receh Berujung Jeruji: MT Jual Sound System Sekolah Seharga Seratus Ribuan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Siasat Licik Ordal: 26 Karyawan PT GGP Kompak Kuras Solar Perusahaan Berbulan-bulan
-
BRI Soroti Kredit Tumbuh 9,98% di Tengah Dinamika Pasar Modal
-
Terjebak Marketplace: Polisi Nyamar Jadi Pembeli, Ringkus Sindikat Motor Curian Ber-STNK Palsu
-
Asa dari Pesisir: Lampung Kejar Target 34 Kampung Nelayan Merah Putih
-
Likuiditas Terjaga dan NPL Rendah, Perbanas Nilai Perbankan Indonesia Tetap Sehat