- Kebakaran melanda rumah sekaligus ruang praktik Bidan Wirdati di Bandar Lampung pada Senin sore, 8 Juni 2026.
- Api dipicu oleh sisa bara api tungku pembakaran jagung yang diletakkan di bawah sofa oleh pemilik rumah.
- Insiden tersebut berhasil dipadamkan warga tanpa korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material medis sebesar 30 juta rupiah.
SuaraLampung.id - Senin sore (8/6/2026) di Gang Singa, Kelurahan Penengahan, Kedaton, Bandar Lampung, mencekam ketika kepulan asap hitam mulai membumbung dari kediaman sekaligus tempat praktik Bidan Wirdati. Siapa sangka, pemicunya adalah hal sepele yakni sisa bara api dari kegiatan membakar jagung.
Tragedi ini bermula dari sebuah tungku sederhana. Setelah puas menikmati jagung bakar bersama keluarga, sang pemilik rumah merasa api sudah padam sepenuhnya. Tungku tersebut kemudian dipindahkan ke dalam rumah dan diletakkan di bawah sofa untuk merapikan ruangan.
Namun, angin sore itu tampaknya berkata lain. Bara yang dikira telah mati ternyata masih menyimpan panas di balik abu. Hembusan angin membuat percikan api kembali menyala, perlahan tapi pasti menjilat busa sofa yang mudah terbakar.
"Api diduga berasal dari tungku bekas pembakaran jagung yang masih menyisakan bara. Bara itu kemudian diletakkan di bawah sofa dan kembali menyala," ungkap Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, Rabu (10/6/2026).
Di saat api mulai merambat ke ruang praktik medis, bantuan datang dari arah yang tak terduga. Sejumlah anak-anak yang tengah asyik bermain layang-layang di lapangan sekitar menjadi orang pertama yang menyadari ada yang tidak beres.
Mata mereka yang tajam menangkap kepulan asap keluar dari sela-sela atap rumah Bidan Wirdati. Teriakan bocah-bocah itulah yang memicu alarm warga.
Dalam sekejap, warga Gang Singa bahu-membahu, bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum armada pemadam kebakaran tiba untuk melakukan pendinginan.
Meski api berhasil dijinakkan sekitar pukul 18.30 WIB dan tidak ada korban jiwa, dampak kebakaran ini cukup menyesakkan. Ruang praktik yang biasanya menjadi tempat pemeriksaan pasien kini hangus.
Sejumlah peralatan medis dan tempat tidur pemeriksaan yang krusial bagi pelayanan warga turut menjadi korban amukan api.
Baca Juga: Maling Receh Berujung Jeruji: MT Jual Sound System Sekolah Seharga Seratus Ribuan
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta," tambah AKP Ono.
Berita Terkait
-
Maling Receh Berujung Jeruji: MT Jual Sound System Sekolah Seharga Seratus Ribuan
-
Punya Tunggakan PBB Sejak 1992? Pemkot Bandar Lampung Hapus Dendanya, Ada yang Gratis 100 Persen
-
Terjaring di Penginapan Bandar Lampung, WNA Yaman Dideportasi
-
6 Bulan Licin Bak Belut, Pelarian Pelaku Curanmor di RS Advent Berakhir dengan Timah Panas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Membangkitkan Raksasa yang Tertidur: Misi Besar Lampung Kembalikan Kejayaan Udang Dipasena
-
Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara
-
Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar! Belanja dan Pesona Budaya di Bandar Lampung Expo 2026
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional