Lampu Kuning Program MBG! Baru Separuh SPPG di Bandar Lampung yang Terjamin Higienis

Dinas Kesehatan Bandar Lampung melaporkan hanya 60 dari 121 dapur program Makan Bergizi Gratis yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 24 April 2026 | 18:35 WIB
Lampu Kuning Program MBG! Baru Separuh SPPG di Bandar Lampung yang Terjamin Higienis
Ilustrasi SPPG di Lampung. Dinas Kesehatan Bandar Lampung mencatat baru 60 SPPG yang telah mengantongi SLHS atau 50 persen dari dapur MBG yang telah beroperasi di kota ini. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Dinas Kesehatan Bandar Lampung melaporkan hanya 60 dari 121 dapur program Makan Bergizi Gratis yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi.
  • Kepala Dinas Kesehatan menegaskan tidak akan memberikan sertifikasi sebelum dapur memenuhi syarat kebersihan air dan standar pengolahan pangan yang steril.
  • Pemerintah daerah mendorong kemitraan antara dapur gizi dan pelaku UMKM lokal guna mendukung suplai bahan pangan serta menggerakkan ekonomi.

SuaraLampung.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar tentang seberapa banyak kalori yang masuk ke perut anak-anak sekolah, melainkan tentang jaminan bahwa setiap suapannya aman dari ancaman penyakit.

Di Bandar Lampung, rapor keamanan pangan ini tampaknya masih harus dikejar. Data terbaru dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung menunjukkan sebuah fakta yang patut menjadi perhatian.

Dari 121 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau "dapur raksasa" yang sudah beroperasi, baru separuhnya, yakni 60 dapur, yang resmi mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Artinya, masih ada 61 dapur lainnya yang secara administratif belum lulus uji kelayakan standar kesehatan pemerintah.

Baca Juga:Kicauan Kebebasan di Tahura Wan Abdul Rachman: 942 Ekor Burung Kembali ke Habitatnya

Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, bersikap tegas. Baginya, dalam urusan perut masyarakat, tidak ada kata "nego" atau kelonggaran.

Sertifikat SLHS bukan sekadar formalitas kertas, melainkan bukti bahwa air yang digunakan bersih dan proses pengolahannya steril.

"Bila memang SPPG belum tuntas melakukan perbaikan dan kualitas air yang dipakai tidak memenuhi syarat, kami tentu tidak akan mengeluarkan SLHS," tegas Muhtadi, Jumat (24/4/2026).

Langkah kaku ini diambil bukan tanpa alasan. Dinkes ingin membentengi warga dari potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti keracunan massal yang seringkali menghantui program pangan skala besar jika standar sanitasinya diabaikan.

Di balik ketatnya pengawasan kesehatan, program MBG sebenarnya membawa angin segar bagi ekonomi kerakyatan. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, melihat adanya "berkah" tersembunyi bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Bandar Lampung.

Baca Juga:Antre Panjang, Dokter Kurang: Temuan DPRD Saat Sidak di Puskesmas Bandar Lampung

Idealnya, SPPG tidak berjalan sendiri. Mereka diharapkan menjadi lokomotif yang menarik gerbong UMKM lokal untuk menyuplai bahan pangan segar, mulai dari sayuran, daging, hingga bumbu dapur.

"Seharusnya SPPG bermitra dengan UMKM untuk suplai bahan pangannya. Dengan begitu, roda ekonomi akan berputar," tutur Wilson. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak