facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Vaksinasi Lengkap di Lampung Masih di Bawah Rata-rata Nasional

Wakos Reza Gautama Jum'at, 05 November 2021 | 06:20 WIB

Vaksinasi Lengkap di Lampung Masih di Bawah Rata-rata Nasional
Ilustrasi Vaksinasi COVID-19. Cakupan vaksinasi lengkap di Lampung masih di bawah rata-rata nasional. [ANTARA]

Cakupan vaksinasi dosis lengkap Lampung sebesar 20,76 persen

SuaraLampung.id - Provinsi Lampung masuk dalam lima provinsi di Indonesia yang cakupan vaksinasi dosis lengkap di bawah rata-rata angka nasional. 

Selain Lampung, empat provinsi lain yang cakupan vaksinasi dosis lengkap di bawah rata-rata angka nasional adalah Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Papua. 

Cakupan vaksinasi dosis lengkap Lampung sebesar 20,76 persen, Sulawesi Utara 28,81 persen, Sulawesi Tenggara 20,31 persen, Maluku Utara 17,5 persen, dan Papua 17,56 persen.

"Capaian vaksinasi dosis lengkap secara nasional saat ini adalah 35,5 persen," kata Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan pers di YouTube BNPB, Kamis (4/11/2021) dikutip dari ANTARA.

Baca Juga: Kominfo Klaim Identifikasi 1.971 Isu Hoaks Terkait Covid-19 sejak Januari 2020

Satgas mencatat sebanyak 76.687.750 warga Indonesia sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19 pada Kamis ini. Jumlah warga yang telah divaksinasi dosis kedua bertambah sebanyak 858.560 orang.

Jumlah warga yang mendapatkan vaksin dosis pertama juga mengalami penambahan sebanyak 876.343, menjadikan total penerima dosis pertama menjadi 122.852.096 orang. Sebanyak 1.150.748 tenaga kesehatan telah mendapat vaksin dosis ketiga.

Pemerintah masih menargetkan 208.265.720 warga Indonesia untuk bisa mendapatkan dua dosis penyuntikan vaksin COVID-19 agar dapat membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

"Untuk itu saya mohon kepada seluruh gubernur serta wali kota dan bupati untuk tidak lengah di tengah kondisi yang terkendali. Baca data dan memahami situasi wilayah masing-masing penting untuk terus dilakukan secara konsisten, tidak hanya pada saat kasus mengalami lonjakan, namun juga saat kasus melandai," katanya.

Menurut Wiku tren penurunan kasus COVID-19 di Tanah Air sejak Agustus 2021 perlu terus dipertahankan, baik melalui ketaatan terhadap protokol kesehatan, peningkatan pelacakan kasus hingga vaksinasi. (ANTARA)

Baca Juga: Turki Siap Berikan Dosis Ketiga Khusus Penerima Vaksin Pfizer

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait