Geser CCTV Pakai Bambu, Trik Licik Bartender di Bandar Lampung Gasak Harta Teman Kerja

Seorang bartender berinisial AI mencuri barang berharga milik rekan kerjanya di sebuah restoran di kawasan Sukadanaham

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:49 WIB
Geser CCTV Pakai Bambu, Trik Licik Bartender di Bandar Lampung Gasak Harta Teman Kerja
Ilustrasi kriminalitas. Seorang bartender berinisial AI mencuri barang berharga milik rekan kerjanya di sebuah restoran di kawasan Sukadanaham, Bandar Lampung. [Shutterstock]
Baca 10 detik
  • Seorang bartender berinisial AI mencuri barang berharga milik rekan kerjanya di sebuah restoran di kawasan Sukadanaham, Bandar Lampung.
  • Pelaku beraksi pada 22 Juni 2026 dengan memanipulasi kamera pengawas serta menggunakan kunci rahasia untuk membobol kamar istirahat karyawan.
  • Tim Reskrim Polsek Tanjung Karang Barat menangkap pelaku pada 2 Juli 2026 beserta barang bukti senilai Rp15 juta.

SuaraLampung.id - Kepercayaan adalah mata uang yang paling mahal dalam dunia kerja, namun bagi AI (26), kepercayaan itu justru menjadi celah untuk melancarkan aksi kriminal.

Seorang pria yang sehari-harinya meracik minuman di balik meja bar sebuah resto di Sukadanaham, Bandar Lampung ini, nekat berganti peran menjadi eksekutor pencurian di tempatnya mencari nafkah.

Bukan sekadar pencurian biasa, AI merancang aksinya dengan cukup rapi, meski akhirnya jejak langkahnya berhasil terendus oleh Tim Reskrim Polsek Tanjung Karang Barat.

Senin, 22 Juni 2026, jarum jam belum beranjak jauh dari tengah malam. Di saat rekan-rekan kerjanya terlelap, AI mendatangi restoran tempatnya bekerja dengan niat jahat. Pagar setinggi dua meter dipanjatnya dengan lincah.

Baca Juga:Nasib 11 Aset Gantung Bandar Lampung: Bukan Milik Pribadi, Target Tuntas Akhir 2026

Mengetahui setiap sudut ruangan adalah keuntungan baginya sebagai orang dalam. AI sadar betul posisinya diawasi oleh mata digital (CCTV).

Di sinilah akal bulusnya muncul. Dia menggunakan sebatang bambu sepanjang dua meter untuk menggeser arah kamera pengawas. Dengan satu dorongan bambu, aksinya pun luput dari rekaman.

Setelah merasa aman dari intaian CCTV, AI bergerak menuju kotak termis lampu, tempat rahasia penyimpanan kunci yang biasa diketahui karyawan. Dengan kunci di tangan, ia dengan mudah membobol kamar istirahat rekan-rekannya.

Hasilnya cukup menggiurkan bagi sang bartender. Sebuah tas berisi iPhone 11, OPPO A58, uang tunai sebesar Rp4,38 juta, hingga satu unit mesin EDC (pembayaran nontunai) ia bawa kabur. Total kerugian yang diderita para korban ditaksir mencapai Rp15 juta.

Setelah sempat menghilang dan menjadi buron selama beberapa hari, pelarian AI akhirnya menemui jalan buntu. Polisi yang telah mengantongi identitas dan pola geraknya berhasil menyergap pelaku saat berada di Jalan Terusan Haji Agus Salim pada Selasa (2/7/2026).

Baca Juga:Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah

"Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan dan langsung mengakui perbuatannya," ungkap Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Martoyo.

Polisi berhasil mengamankan seluruh barang bukti, mulai dari ponsel hingga mesin EDC yang belum sempat ia uangkan sepenuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak