"Mereka bukannya tidak memperbolehkan, tapi jangan sampai kesalah pahaman itu ada. Patung-patung Buddha, dirawat dengan pengurus Vihara yang juga umat Buddha. Kita sebagai muslim tetap muslim, mereka Umat Buddha bisa menjalankan amalan masing-masing," terang Marto.
Viriya, Rohaniawan Vihara Thay Hin Bio mengatakan pengurus Vihara yang muslim diberikan kebebasan untuk menjalankan ibadahnya. Vihara ini memiliki 10 pengurus, 5 diantaranya sebagai muslim.
Kontributor: Mitha Setiani Asih
Baca Juga:668 Calon Jemaah Haji Bandar Lampung Sudah Divaksin Covid-19