Hasil Survei Terbaru, Ganjar Pranowo Melesat Tembus 20 Persen Jauhi Prabowo

elektabilitas Ganjar Pranowo menembus 20,2 persen untuk pertama kalinya

Wakos Reza Gautama
Rabu, 26 Mei 2021 | 15:14 WIB
Hasil Survei Terbaru, Ganjar Pranowo Melesat Tembus 20 Persen Jauhi Prabowo
Ilustrasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Elektabilitas Ganjar Pranowo tembus 20 persen. [Youtube Ganjar Pranowo]

SuaraLampung.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mulai dijauhi oleh partainya sendiri Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Penyebabnya Ganjar Pranowo dinilai ambisius menjadi calon presiden di tahun 2024. 

Diketahui isu yang mencuat PDIP akan memunculkan Puan Maharani sebagai calon pada pilpres 2024 mendatang. Ganjar Pranowo dianggap menyaingi Puan Maharani sebagai calon di pilpres 2024. 

Lalu bagaimana posisi elektabilitas Ganjar Pranowo dan Puan Maharani? Hasil survei yang dilakukan oleh Y-Publica menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo menembus 20,2 persen untuk pertama kalinya sejak survei Maret 2020.
 
"Elektabilitas Ganjar terus melaju hingga berhasil tembus 20,2 persen," kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (26/5/2021) dilansir dari ANTARA.

Elektabilitas Ganjar pada survei kali ini melampaui Prabowo Subianto yang selama ini unggul di puncak elektabilitas. Elektabilitas Prabowo sebesar 16,7 persen dan dibayangi oleh Ridwan Kamil sebesar 15,9 persen.

Baca Juga:Klaim Ganjar Tak Punya Modal Pilgub, Bambang Pacul Sebut Semua Berkat Puan Maharani

Sementara itu, Puan Maharani turun elektabilitasnya di bawah 1 persen, yaitu 0,7 persen. Menurut Rudi, hal menarik jika melihat pernyataaan elite PDIP lainnya belakangan ini yang terkesan menyindir Ganjar.

Ganjar dinilai terlalu berambisi menjadi calon presiden dengan lebih banyak tampil di media sosial dibandingkan bekerja di lapangan.

Pada kenyataannya, kata dia, posisi kepala daerah memang cenderung semakin strategis, khususnya sejak pandemi Covid-19 melanda.

Tidak hanya Ganjar, tetapi juga Ridwan Kamil dan Anies Baswedan turut melambung elektabilitasnya, yang notabene sama-sama kepala daerah.

Selain itu ada pula mantan walikota Surabaya Tri Rismaharini yang kini menjabat Mensos serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga:Ganjar Disarankan Pindah ke Nasdem, DPP Tegaskan Belum Ada Deal Politik untuk 2024

Di sisi lain, kata Rudi, Puan yang digadang-gadang sebagai penerus dalam regenerasi internal PDIP tak pernah beranjak dari posisi papan bawah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini