- Tim gabungan Polresta Bandar Lampung menangkap pelaku pencurian motor berinisial RH di Jabung, Lampung Timur, pada Rabu dini hari.
- RH bersama tiga rekannya terbukti melakukan pencurian sepeda motor menggunakan kunci T di berbagai lokasi Bandar Lampung.
- Polisi kini memburu tiga pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang serta melacak barang bukti hasil curian.
SuaraLampung.id - Pelarian RH (20) berakhir di tangan dingin petugas. Pemuda asal Jabung, Lampung Timur ini tak lagi bisa berkutik saat tim gabungan dari Polsek Bumi Waras dan Tim Resmob Polresta Bandar Lampung mengepung kediamannya pada Rabu (3/6/2026) dini hari.
RH bukan sekadar pencuri amatir. Ia adalah bagian dari komplotan kunci T yang selama ini menebar keresahan di wilayah hukum Bandar Lampung.
Penangkapan RH merupakan buah dari penyelidikan panjang polisi terhadap rentetan kasus hilangnya sepeda motor di sejumlah titik strategis.
Setelah mengantongi identitas dan mengendus keberadaannya, petugas melakukan pengejaran hingga ke wilayah Jabung, Lampung Timur.
Kapolsek Bumi Waras, AKP M. Hasbi Eko Purnomo, mengungkapkan bahwa RH mengakui keterlibatannya dalam serangkaian aksi pencurian yang terorganisir dengan rapi.
“Pelaku tidak bekerja sendirian. Ia beraksi bersama tiga rekannya dengan modus operandi merusak kunci stang menggunakan kunci letter T. Hanya dalam hitungan detik, motor yang terparkir langsung dibawa kabur,” ujar AKP Hasbi, Kamis (4/6/2026).
Catatan kepolisian menunjukkan keberingasan komplotan ini. Salah satu aksi mereka yang terekam terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, pada awal Maret lalu. Saat itu, sebuah motor Honda Beat milik warga raib tanpa jejak dari lokasi parkir.
Tak berhenti di situ, penyidik menduga kuat bahwa RH terlibat dalam sedikitnya empat kasus serupa sepanjang Februari hingga Maret 2026.
Lokasi aksinya pun beragam, mulai dari kawasan padat Jalan Yos Sudarso, Jalan Gatot Subroto, hingga area parkir publik seperti KUA Garuntang.
Baca Juga: Kejar PAD Rp 2,9 Triliun, Hotel dan Restoran Masih Jadi Primadona di Bandar Lampung
Meski RH kini telah mendekam di balik jeruji besi Polsek Bumi Waras, tugas polisi belum usai. Tiga rekan RH yang sudah dikantongi identitasnya kini resmi berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Kami tidak akan berhenti di sini. Identitas tiga pelaku lainnya sudah kami pegang. Saat ini anggota masih di lapangan untuk melakukan pengejaran sekaligus melacak keberadaan barang bukti kendaraan yang telah dijual oleh komplotan ini," tegas AKP Hasbi.
Berita Terkait
-
Kejar PAD Rp 2,9 Triliun, Hotel dan Restoran Masih Jadi Primadona di Bandar Lampung
-
Jerit Histeris Istri Tersangka Curanmor Lampung Timur: Suami Saya Tidak Melawan Kenapa Ditembak Mati
-
Tak Perlu Cemas Gaptek, PPDB SMP Bandar Lampung Tetap Buka Pintu Bantuan di Sekolah
-
PSEL Lampung Raya: Kolaborasi Tiga Daerah Demi Terangi Lampung dengan Sampah
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung