- Pemerintah Kota Bandar Lampung mengembangkan proyek PSEL di Kota Baru untuk mengubah sampah menjadi energi listrik terbarukan.
- Proyek kolaborasi lintas wilayah ini melibatkan Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Timur sebagai penyedia bahan baku utama.
- Konstruksi dimulai tahun ini dan ditargetkan beroperasi 2028 untuk mengakhiri ketergantungan kota terhadap operasional TPA Bakung yang penuh.
SuaraLampung.id - Bagi warga Bandar Lampung, nama TPA Bakung sudah identik dengan gunungan sampah yang tak kunjung usai. Namun, bayang-bayang bau tak sedap dan polusi tersebut perlahan mulai menemui titik terang.
Sebuah proyek besar bertajuk Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Lampung Raya tengah dipersiapkan untuk mengubah beban lingkungan tersebut menjadi sumber energi yang berdaya guna.
Pemerintah Kota Bandar Lampung menaruh harapan besar pada megaproyek ini. Melalui skema yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Pangan dengan dukungan finansial dari lembaga investasi Danantara, PSEL bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan solusi jangka panjang bagi krisis sampah perkotaan.
"Kami berharap program PSEL ini benar-benar menjadi solusi penanganan sampah di kota ini," ujar Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, Rabu (3/6/2026).
Proyek ambisius ini tidak lagi sekadar wacana di atas kertas. Saat ini, PSEL Lampung Raya telah memasuki tahap kedua. Jika sesuai rencana, konstruksi fisik akan mulai digarap tahun ini dan ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2028 mendatang.
Lokasinya pun sudah ditetapkan, yakni di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan. Sebuah titik strategis yang nantinya akan menampung sisa konsumsi dari tiga wilayah sekaligus yaitu Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Lampung Timur.
PSEL Lampung Raya adalah bukti nyata kolaborasi lintas batas. Dalam kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Lampung berperan menyediakan lahan, sementara pemerintah kabupaten dan kota bertugas menyetor bahan baku utamanya, yaitu sampah rumah tangga dan pasar.
"Jadi, Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Timur akan bersinergi menyediakan bahan bakunya. Inilah kolaborasi yang kita butuhkan," jelas Iwan.
Satu hal yang paling dinanti dari kehadiran PSEL adalah nasib TPA Bakung. Selama bertahun-tahun, lokasi tersebut memikul beban berat sebagai satu-satunya muara sampah warga kota. Dengan beroperasinya PSEL nanti, ketergantungan pada TPA Bakung akan diputus.
Baca Juga: Parkir Sembarangan di Bandar Lampung, Siap-siap Roda Mobil Anda Diborgol
Ke depan, sampah tak lagi hanya dibuang dan ditumpuk begitu saja. Iwan membayangkan masa depan di mana lahan Bakung bisa bernafas lega dan dialihfungsikan untuk kebutuhan lain yang lebih produktif bagi masyarakat.
"Ke depan, sampah tidak lagi dibuang ke Bakung. Lokasi tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk hal lain yang lebih bermanfaat bagi warga," pungkasnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Parkir Sembarangan di Bandar Lampung, Siap-siap Roda Mobil Anda Diborgol
-
Tunawisma Ditemukan tak Bernyawa di Gunung Sari Bandar Lampung
-
Viral Akrobat Bajing Loncat di Atas Truk Pupuk Berakhir di Balik Jeruji Polsek Panjang
-
Siasat Komplotan Curanmor Parlente di Bandar Lampung: Sewa Mobil demi Kelabui Satpam Hotel
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung
-
Senjata Masih Terselempang di Tubuh, Mengapa Brida Rizky Ditemukan Tewas di Sungai Mesuji?