- Polres Pringsewu menangkap AF di pasar malam Lapangan Pardasuka, Selasa (21/4/2026), atas dugaan kekerasan seksual terhadap anak.
- Pelaku melakukan kekerasan terhadap korban berusia 14 tahun di rumahnya pada 14 Maret 2026 hingga korban dirawat intensif.
- Tersangka mengaku nekat melakukan tindakan tersebut karena kehilangan kontrol diri akibat sering mengonsumsi konten pornografi secara berlebihan.
SuaraLampung.id - Di tengah keriuhan lampu warna-warni dan suara riuh rendah pengunjung pasar malam di Lapangan Pardasuka, Pringsewu, Selasa malam (21/4/2026), AF (19) tampak tenang berbaur dengan keramaian.
Namun, langkah pemuda ini seketika terhenti saat sejumlah petugas dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pringsewu mengepungnya tepat pukul 21.30 WIB.
Pasar malam yang seharusnya menjadi tempat suka ria, malam itu menjadi saksi akhir dari pelarian AF. Ia diringkus atas dugaan tindakan keji yang dilakukannya sebulan silam terhadap seorang anak di bawah umur.
Mimpi buruk bagi korban, seorang remaja berusia 14 tahun, bermula pada Sabtu pagi, 14 Maret 2026. Dengan dalih ada sesuatu yang penting untuk dibahas, AF menghubungi korban dan memintanya datang ke rumah pelaku.
Tanpa rasa curiga, korban memenuhi undangan tersebut, sebuah keputusan yang ternyata membawanya ke dalam pusaran trauma.
Alih-alih mendapatkan pembahasan yang dijanjikan, korban justru menjadi sasaran kekerasan seksual. Tindakan AF begitu brutal hingga mengakibatkan korban mengalami kondisi medis serius yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif di RSUD Pringsewu.
Luka fisik mungkin bisa diobati, namun bekas luka psikologis bagi seorang anak belasan tahun tentu jauh lebih sulit untuk disembuhkan.
Di balik tindakan nekatnya, terselip sebuah pengakuan yang mencengangkan sekaligus memprihatinkan. Kepada penyidik, AF mengaku kehilangan kontrol diri akibat kebiasaannya mengonsumsi konten pornografi secara berlebihan.
Nafsu yang tak terkendali setelah sering menonton video porno diakuinya menjadi pemicu utama ia tega memangsa korban yang masih sangat muda.
Baca Juga: Kepulangan Ibu yang Berujung Tangis: Sang Anak Dihabisi Masa Depannya di Kandang Kambing
Kasat Reskrim Polres Pringsewu, Iptu Rosali, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi bagi pelaku kekerasan seksual, terutama terhadap anak di bawah umur.
"Pelaku saat ini telah dilakukan penahanan di Rutan Polres Pringsewu untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," jelas Iptu Rosali.
Berita Terkait
-
Kepulangan Ibu yang Berujung Tangis: Sang Anak Dihabisi Masa Depannya di Kandang Kambing
-
Gagal Beraksi untuk Kedua Kalinya, Pelaku Asusila di Way Kanan Kabur Saat Dipergoki Kakak Korban
-
Penyakit Awal Laga Bhayangkara FC: Paul Munster Bongkar Rahasia Comeback Dramatis Atas PSIM
-
Kedok Pertamini Pringsewu Terbongkar: Iwan Raup Rp2,5 Miliar dari Solar-Pertalite Oplosan
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Berakhir di Pasar Malam: Pelarian Pemuda Pringsewu Usai Hancurkan Masa Depan Gadis 14 Tahun
-
Antre Panjang, Dokter Kurang: Temuan DPRD Saat Sidak di Puskesmas Bandar Lampung
-
Sebulan Menghirup Udara Bebas: Bedu Kembali Masuk Bui Usai Gasak Motor di Ponpes Kotabumi
-
Tragedi di Kebun Abung Semuli: Jilbab Robek Disabet Badik, Begal Sadis Ini Akhirnya Tumbang
-
Kepulangan Ibu yang Berujung Tangis: Sang Anak Dihabisi Masa Depannya di Kandang Kambing