- Pelabuhan Bakauheni masih padat pemudik pada H+7 Lebaran 2026, menunjukkan mobilitas tinggi memasuki gelombang kedua arus balik.
- Menteri Perhubungan menyebutkan sekitar 30 persen pemudik belum kembali, dengan prediksi puncak arus balik gelombang kedua mencapai 27 ribu kendaraan.
- Pemerintah menerapkan sistem penundaan dan manajemen zona penyangga untuk mempercepat perputaran kapal di lintasan Bakauheni–Merak.
SuaraLampung.id - Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, masih dipadati ribuan pemilir hingga H+7 Lebaran 2026. Lonjakan arus balik yang belum sepenuhnya mereda ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat pascalibur panjang masih tinggi, bahkan memasuki gelombang kedua arus balik.
Sejak Sabtu malam hingga Minggu (29/3/2026) dini hari, arus kendaraan dan penumpang yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Merak terpantau terus berdatangan tanpa henti. Kondisi ini membuat petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan PT ASDP Indonesia Ferry harus bekerja ekstra mengatur lalu lintas di area pelabuhan.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan bahwa arus balik Lebaran tahun ini memang belum sepenuhnya selesai.
“Dari Bakauheni, masih tersisa sekitar 30 persen pemudik yang belum kembali,” ujarnya saat meninjau langsung kondisi di pelabuhan.
Menurut dia, kondisi ini menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan lonjakan kendaraan dalam waktu bersamaan. Meski begitu, pemerintah memastikan situasi masih terkendali berkat berbagai skema pengaturan yang telah disiapkan.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, memprediksi puncak arus balik gelombang kedua terjadi pada H+6 hingga H+7.
“Jumlah kendaraan yang menyeberang menuju Jawa diperkirakan mencapai 25 ribu hingga 27 ribu unit,” jelasnya.
Data di lapangan juga menunjukkan tingginya minat pemilir untuk kembali dalam waktu bersamaan. Hingga siang hari, jumlah kendaraan yang telah melakukan reservasi tiket bahkan sudah mencapai sekitar 18 ribu unit.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa arus balik tidak hanya terjadi dalam satu puncak, tetapi terbagi dalam beberapa gelombang.
Baca Juga: Belum Balik Kerja? Ini 7 Tempat Wisata di Lampung yang Justru Sepi Setelah Lebaran
Untuk mengantisipasi kepadatan, PT ASDP bersama Kementerian Perhubungan menerapkan sejumlah strategi khusus.
Mulai dari delay system, pengaturan di buffer zone, hingga skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) untuk mempercepat perputaran kapal di lintasan Bakauheni–Merak.
“Seluruh skema telah disiapkan, mulai dari buffer zone, delaying system, hingga kapal tambahan, sehingga kepadatan dapat diurai dalam dua hari ke depan,” kata Dudy.
Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah penumpukan kendaraan yang berlebihan di area pelabuhan.
Di lapangan, muncul fenomena menarik: banyak pemilir memilih melakukan perjalanan pada malam hari.
Selain untuk menghindari panas dan kepadatan siang hari, sebagian besar juga ingin segera kembali bekerja setelah libur Lebaran.
Berita Terkait
-
Puluhan Ribu Motor Padati Arus Balik Bakauheni, Risiko Kelelahan Meningkat Jelang Puncak 28-29 Maret
-
Arus Balik 2026 Meningkat, Pelabuhan Panjang Akan Dibuka Jika Penyeberangan Penuh
-
Arus Mudik Memuncak, 45 Kapal Menumpuk di Bakauheni dan Tak Bisa Langsung Sandar
-
5 Fakta Kecelakaan Mobil Pemudik Asal Jakarta di Tol Lampung, Satu Penumpang Meninggal
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Maut di Ujung Penolakan: Saat Ajakan Rujuk Berujung Penembakan Mantan Istri di Mesuji
-
Operasi Kilat 24 Jam: Polda Lampung Sapu Bersih 41 Bandit, 86 Titik Kejahatan Terbongkar
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api