- Dinas Damkarmat Lampung Selatan berhasil menemukan remaja bernama Wanda Lestari di Kecamatan Kalianda pada Rabu, 13 Mei 2026.
- Petugas melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan remaja yang nekat melarikan diri dari rumah menuju Jakarta tersebut.
- Wanda akhirnya bersedia kembali ke keluarganya berkat upaya penyelamatan humanis yang dilakukan oleh tim Damkarmat setempat.
SuaraLampung.id - Rabu (13/5/2026) siang di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, mendadak terasa berbeda bagi tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).
Hari itu, musuh yang mereka hadapi bukanlah si jago merah yang mengamuk, melainkan kabut kepanikan dan kegelisahan yang menyelimuti hati seorang remaja bernama Wanda Lestari.
Wanda, warga Desa Padang Betuah, Bengkulu Tengah, ditemukan dalam kondisi kalut. Langkah kakinya telah membawanya jauh melintasi batas provinsi, dengan satu tujuan nekat ke Jakarta. Di kota metropolitan yang asing itu, ia berencana "menghilang" dari rumahnya.
Namun, pelariannya terhenti di Kalianda. Seorang kerabatnya bernama Iin, yang menyadari gelagat tak beres, segera menghubungi Damkarmat Lampung Selatan.
Begitu menerima laporan, personel Damkarmat segera meluncur ke lokasi. Setibanya di sana, petugas tidak menemukan kobaran api, melainkan seorang anak yang tampak ketakutan dan bersikeras tidak mau kembali ke rumah.
“Saat ditemukan, anak tersebut tampak panik. Ia enggan untuk pulang,” ujar Kepala Bidang Damkar Disdamkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah.
Di sinilah keahlian lain dari para "petarung api" ini diuji. Tanpa seragam tahan panas atau masker oksigen, mereka mendekati Wanda dengan cara persuasif.
Tidak ada paksaan, tidak ada bentakan. Petugas mulai mengajak Wanda berkomunikasi layaknya seorang kakak kepada adiknya.
Dengan penuh kesabaran, mereka mendengarkan keluh kesah Wanda, menenangkan debar jantungnya yang kencang, hingga perlahan-lahan dinding pertahanan remaja itu runtuh.
Baca Juga: Empat Hari Pencarian Nelayan Pandeglang yang Hilang Ditelan Lautan Kalianda Masih Nihil
Hati yang sebelumnya keras untuk pergi, akhirnya melunak. Wanda bersedia mengurungkan niat nekatnya dan setuju untuk dipertemukan kembali dengan keluarganya.
Keberhasilan memulangkan Wanda tanpa drama kekerasan menjadi bukti bahwa tugas Damkarmat kini telah bertransformasi jauh melampaui urusan air dan selang.
“Damkar tidak hanya menangani kebakaran. Kami hadir untuk berbagai operasi penyelamatan dan layanan kemanusiaan lainnya,” tegas Rully.
Operasi penyelamatan ini berakhir dengan suasana haru. Pihak keluarga memberikan apresiasi tinggi atas respons kilat dan cara humanis yang ditunjukkan para petugas.
Bagi mereka, Damkar Lamsel hari itu tidak hanya menyelamatkan seorang anak dari risiko bahaya di jalanan, tetapi juga mengembalikan harapan sebuah keluarga.
Rully pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan kondisi darurat sosial atau kemanusiaan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Empat Hari Pencarian Nelayan Pandeglang yang Hilang Ditelan Lautan Kalianda Masih Nihil
-
Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja
-
Zaki Tak Ada Lagi di Dek Kapal: Pencarian 20 Mil Laut di Selat Sunda Masih Nihil
-
Hantaman Maut Kapal Kargo di Perairan Kalianda: Tim SAR Sisir Laut Cari Nelayan yang Hilang
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas