- TA (49) ditangkap Polresta Bandar Lampung karena melakukan tindak asusila terhadap remaja berinisial KN (17) pada Mei 2026.
- Pelaku menjebak korban dengan menawarkan pekerjaan palsu di konter ponsel untuk membawanya ke rumah di Teluk Betung Utara.
- Tim Satreskrim Polresta Bandar Lampung meringkus pelaku setelah menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban pada 4 Mei 2026.
SuaraLampung.id - Bagi KN (17), tawaran pekerjaan di sebuah konter telepon seluler dengan gaji Rp 1,5 juta per bulan terdengar seperti angin segar bagi masa depannya.
Namun, siapa sangka, di balik iming-iming kemandirian ekonomi itu, terselip niat busuk seorang pria yang seharusnya menjadi pelindung, bukan predator.
TA (49), warga Way Kandis, Bandar Lampung, kini harus mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Bandar Lampung.
Pria paruh baya ini ditangkap setelah diduga kuat melakukan tindakan asusila dan persetubuhan terhadap KN, remaja yang terbuai oleh janji manis pekerjaan palsu.
Kejadian ini bermula saat TA melancarkan aksinya dengan menawarkan posisi pekerjaan di konter miliknya. Tak butuh waktu lama, keesokan harinya TA menjemput KN dengan alasan yang terdengar profesional: membahas detail pekerjaan.
Bukannya dibawa ke tempat usaha, KN justru dibawa ke sebuah rumah di Jalan Dr Warsito, Kupang Kota, Kecamatan Teluk Betung Utara. Di sanalah, suasana berubah dari diskusi kerja menjadi horor yang nyata.
“Pelaku membawa korban ke rumahnya dengan dalih membahas pekerjaan tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, pada Rabu (6/5/2026).
Di dalam rumah sepi itu, TA melepaskan topeng profesionalismenya. Menurut keterangan kepolisian, pelaku mulai melakukan tindakan cabul memaksa remaja malang itu masuk ke dalam kamar. Di bawah paksaan, KN tak berdaya ketika kehormatannya dirampas.
Meski sempat diantar pulang oleh pelaku seolah-olah tidak terjadi apa-apa, trauma yang dialami KN meledak saat ia menginjakkan kaki di rumah. Dengan penuh keberanian, ia berteriak meminta tolong dan menceritakan seluruh kejadian pahit itu kepada orang tuanya.
Baca Juga: Senjata Begal Macet Saat Tembak Pemilik Motor di Bengkel Sukabumi
Laporan resmi pun dilayangkan ke pihak kepolisian pada Senin (4/5/2026). Tak butuh waktu lama bagi Tim Satreskrim Polresta Bandar Lampung untuk meringkus TA dan mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan pelaku yang menjadi saksi bisu peristiwa kelam tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung
-
Ambisi Rp20 Triliun: Siasat Lampung Ubah Tanah Lada Jadi Raksasa Industri Pangan Sumbagsel
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis