- Seorang awak kapal bernama M. Zaki dilaporkan hilang saat KM Bintang Asia II melintasi perairan Selat Sunda.
- Basarnas Lampung bersama tim gabungan melakukan operasi pencarian intensif di area seluas 20 mil laut persegi tersebut.
- Hingga hari kedua pencarian pada Selasa (5/5/2026), korban belum ditemukan karena kendala cuaca dan arus bawah laut.
SuaraLampung.id - Jarum jam menunjukkan pukul 04.00 WIB. Di atas geladak KM Bintang Asia II, hanya terdengar deru mesin dan deburan ombak Selat Sunda.
Kapal nelayan itu sedang dalam perjalanan pulang menuju Jakarta, membawa hasil tangkapan dari luasnya Samudra Hindia. Namun, fajar itu berubah menjadi mimpi buruk.
M. Zaki, pemuda berusia 22 tahun yang menjadi bagian dari awak kapal, tiba-tiba menghilang. Rekan-rekannya sempat berteriak memanggil namanya, menyisir setiap sudut palka, hingga memutar haluan kapal.
Namun, hanya sunyi dan pekatnya malam di sekitar perairan Krakatau yang menjawab. Zaki diduga terjatuh ke laut, hilang ditelan kegelapan sesaat sebelum kapal mencapai tujuannya.
Laporan hilangnya Zaki memicu operasi pencarian besar-besaran. Basarnas Lampung tidak bergerak sendirian. Mereka menggalang kekuatan bersama Basarnas Banten, Direktorat Polairud Polda Lampung, Lanal Lampung, hingga stasiun radio pantai (SROP) Bakauheni.
Pada hari kedua operasi, Selasa (5/5/2026), tim SAR gabungan memperluas radius pencarian hingga mencakup area 20 mil laut persegi.
Menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Lampung, tim menyisir koordinat demi koordinat di lokasi yang diperkirakan menjadi titik jatuhnya korban.
"Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran secara maksimal sejak pagi hingga sore hari menggunakan peralatan pendeteksi bawah air dan perlengkapan penyelaman," ujar Capt KN SAR Basudewa, Muhammad Fadli, mewakili Kepala Basarnas Lampung.
Meski teknologi dan personel terbaik telah dikerahkan, alam tampaknya belum bersahabat. Hujan ringan yang mengguyur lokasi pencarian menambah tantangan bagi tim di lapangan. Jarak pandang yang terbatas dan arus bawah laut yang tak menentu membuat setiap menit pencarian terasa kian berat.
Baca Juga: Hanya Tersisa Golok dan Motor: Aminudin Hilang di Balik Rimbun Eceng Gondok Way Rarem
Hingga matahari terbenam pada Selasa sore, sosok Zaki belum juga ditemukan. Hasil penyisiran hari kedua masih nihil, memaksa tim untuk menarik napas sejenak sebelum melanjutkan perjuangan esok hari.
"Operasi pencarian akan dilanjutkan kembali pada Rabu (6/5) pagi sesuai rencana operasi," tambah Fadli.
Berita Terkait
-
Hanya Tersisa Golok dan Motor: Aminudin Hilang di Balik Rimbun Eceng Gondok Way Rarem
-
Hantaman Maut Kapal Kargo di Perairan Kalianda: Tim SAR Sisir Laut Cari Nelayan yang Hilang
-
KM Bima Suci Tenggelam Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Kalianda, 1 Nelayan Hilang
-
Bocah Autis di Pringsewu Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kolam Ikan Sejauh 1,5 Km dari Rumah
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus
-
Kepergok di Puncak Tower, Residivis Spesialis Kabel BTS Terjun ke Kebun Sebelum Dibekuk Polisi
-
Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes
-
Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW
-
Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor