- Yongki Agil Prabowo, bocah berusia 8 tahun, ditemukan meninggal dunia di kolam ikan area persawahan Pekon Purwodadi pada Minggu pagi.
- Korban diduga terpeleset ke dalam kolam sedalam 1,5 meter saat sedang bermain sepeda bersama teman-temannya di dekat lokasi kejadian.
- Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah tanpa dilakukan autopsi medis.
SuaraLampung.id - Minggu pagi (3/5/2026) yang seharusnya dipenuhi tawa anak-anak, berubah menjadi duka mendalam bagi warga Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu.
Yongki Agil Prabowo (8), seorang bocah kelas 1 SD yang dikenal dengan kondisi autisme, ditemukan meninggal dunia di dasar kolam ikan yang tenang namun mematikan.
Peristiwa pilu ini bermula saat Yongki berpamitan untuk bermain sepeda bersama temannya. Kayuhan sepeda kecilnya membawa mereka menjauh hingga 1,5 kilometer dari rumah, menuju area persawahan yang asri namun jauh dari pemukiman warga.
Di sana, terdapat sebuah kolam ikan berukuran 13x25 meter dengan kedalaman yang cukup berbahaya bagi anak kecil, yakni sekitar 1,5 meter.
Sekitar pukul 09.00 WIB, keheningan sawah pecah oleh teriakan minta tolong dari rekan sepermainan Yongki. Seorang warga yang mendengar teriakan itu segera berlari menuju lokasi. Mengikuti telunjuk gemetar sang bocah, warga tersebut langsung menceburkan diri ke dalam kolam.
Nahas, saat tubuh mungil Yongki berhasil diangkat ke permukaan, sang bocah sudah tidak bergerak. Detak jantungnya telah berhenti, meninggalkan kesedihan mendalam bagi siapa pun yang menyaksikannya.
Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
"Diduga kuat korban terpeleset saat bermain di tepi kolam. Lokasi kolam memang cukup tersembunyi di area perkebunan," ungkapnya.
Keluarga korban, yang terpukul hebat oleh kepergian Yongki, telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah anak yang malang itu telah diserahkan kembali ke rumah duka untuk dimakamkan secara layak.
Baca Juga: Kakek 77 Tahun di Way Kanan Tega Lecehkan Bocah SD, Bermodus Iming-iming Permen
Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi seluruh orang tua. AKP Juniko mengimbau masyarakat untuk tidak pernah lengah dalam mengawasi anak-anak, terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus dan sedang bermain di dekat area berbahaya.
"Jangan pernah membiarkan anak-anak lepas dari jangkauan mata, terutama di lokasi yang memiliki risiko tinggi seperti kolam atau sungai," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kakek 77 Tahun di Way Kanan Tega Lecehkan Bocah SD, Bermodus Iming-iming Permen
-
Balita 4 Tahun Tenggelam di Kolam Swiss-Belhotel Lampung, Polisi Gelar Penyelidikan
-
Truk Rp173 Juta Ditukar Lahan 1 Hektare, Dua Pria Diringkus Polisi Pringsewu
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB