- Polsek Pringsewu Kota menangkap T dan S atas kasus penggelapan truk melalui penyalahgunaan jaminan fidusia pada April 2026.
- Pelaku S menggunakan identitas T untuk mengambil kredit truk, lalu menukarnya secara ilegal dengan lahan perkebunan satu hektare.
- Tindakan tersebut menyebabkan perusahaan pembiayaan merugi Rp143,7 juta dan kedua pelaku terancam hukuman penjara hingga empat tahun.
SuaraLampung.id - Bagi T (40), tawaran uang tunai Rp3 juta mungkin terdengar seperti rezeki nomplok yang mudah didapat. Tugasnya sederhana. Cukup meminjamkan nama dan identitas untuk mengambil kredit satu unit truk Mitsubishi. Namun, "upah murah" itu kini harus dibayar mahal dengan ancaman dinginnya jeruji besi penjara.
Aksi penggelapan kendaraan bermotor dengan jaminan fidusia ini berhasil dibongkar oleh jajaran Polsek Pringsewu Kota.
Pelarian dua aktor di balik hilangnya truk bernomor polisi Z 8040 CA tersebut berakhir di tangan polisi setelah drama pengejaran lintas provinsi.
Penyelidikan intensif yang dipimpin Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Xamora, membuahkan hasil dalam dua pekan terakhir. T, sang peminjam identitas, diringkus lebih awal di Pringsewu Utara pada Senin (20/4/2026).
Namun, otak di balik layar berinisial S (33) sempat mencoba mengadu nasib dengan bersembunyi jauh dari jangkauan radar petugas.
Lima hari berselang, pelarian S terhenti total di tempat persembunyiannya di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
"Kami mengamankan kedua pelaku di lokasi berbeda setelah adanya laporan dari pihak pembiayaan yang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah," ujar AKP Ramon Xamora, Senin (27/4/2026).
Kasus ini bermula dari akad kredit di PT BPR Citra Dana Mandiri. Truk seharga Rp173 juta itu awalnya berjalan mulus dengan angsuran Rp6,6 juta per bulan. Namun, memasuki bulan ke-9, cicilan mendadak macet total.
Bukan karena tak mampu bayar, ternyata truk tersebut sudah berpindah tangan. Di balik layar, T mengaku hanya menjadi "boneka" yang diminta S untuk mengambil unit tersebut dengan imbalan Rp3 juta. Begitu unit turun, truk langsung dikuasai penuh oleh S.
Baca Juga: Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
Yang mengejutkan, S tidak menjual truk tersebut demi uang tunai secara langsung. Berdasarkan hasil pemeriksaan, truk bermesin tangguh itu justru "ditukar guling" secara ilegal.
“S mengaku kendaraan tersebut telah dialihkan kepada pihak lain dengan sistem tukar tambah berupa lahan perkebunan seluas sekitar satu hektare,” ungkap AKP Ramon.
Langkah nekat kedua pelaku ini meninggalkan lubang kerugian sebesar Rp143,7 juta bagi pihak perusahaan pembiayaan.
Kini, polisi masih terus menelusuri keberadaan fisik truk tersebut dan mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan gelap ini.
Keduanya kini meringkuk di Rutan Polsek Pringsewu Kota dan harus menghadapi jeratan pasal berlapis. Mereka dijerat dengan Pasal 36 UU No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia serta Pasal 486 KUHP tentang penggelapan. Ancaman hukumannya pun tak main-main, yakni hingga empat tahun penjara.
Berita Terkait
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas
-
Sisi Gelap Penjaga Kafe di Bandar Lampung: Nyabu Dulu Sebelum Maling Kabel PLN di Siang Bolong
-
Berakhir di Pasar Malam: Pelarian Pemuda Pringsewu Usai Hancurkan Masa Depan Gadis 14 Tahun
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus
-
Kepergok di Puncak Tower, Residivis Spesialis Kabel BTS Terjun ke Kebun Sebelum Dibekuk Polisi
-
Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes
-
Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW
-
Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor