- Antrean panjang kapal terjadi di Pelabuhan Bakauheni saat arus mudik Lebaran 2026 karena lonjakan armada dari beberapa lintasan.
- Peningkatan jumlah kapal dipicu penambahan armada dari Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara yang semuanya diarahkan ke Bakauheni.
- BPTD Lampung menyatakan waktu tunggu kapal adalah akibat pengaturan sandar, bukan keterlambatan teknis ekstrem seperti isu beredar.
SuaraLampung.id - Arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni diwarnai antrean panjang kapal yang belum bisa langsung sandar. Sejumlah kapal terlihat mengular di perairan menunggu giliran masuk pelabuhan, memicu keluhan pemudik sekaligus viral di media sosial.
Banyak yang menduga keterlambatan ini disebabkan gangguan teknis. Namun penjelasan resmi justru mengungkap fakta berbeda. Penumpukan terjadi karena jumlah kapal yang datang ke Bakauheni meningkat signifikan dalam waktu bersamaan.
Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Lampung menyebut lonjakan tersebut dipicu penambahan armada dari berbagai lintasan. Kapal tidak hanya datang dari Merak, tetapi juga dari Ciwandan dan BBJ Bojonegara, yang semuanya diarahkan menuju Bakauheni.
Koordinator Satuan Pelayanan Wasatpel Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni BPTD Kelas II Lampung, Trimoyo, menjelaskan bahwa kondisi ini membuat kapal harus mengantre sebelum bisa sandar.
“Iya, kenapa lama, karena adanya penambahan kapal dari Ciwandan dan BBJ semuanya sandar ke Pelabuhan Bakauheni, sehingga terdapat antrean untuk sandar,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Dalam situasi puncak arus mudik, tercatat total 45 kapal beroperasi menuju Bakauheni. Jumlah ini terdiri dari puluhan kapal dari lintasan Merak–Bakauheni, serta tambahan armada dari jalur lain yang sebelumnya difungsikan untuk mengurai kemacetan di Merak.
Akibatnya, kapal yang tiba di perairan Bakauheni tidak bisa langsung masuk dermaga. Mereka harus menunggu giliran di alur masuk, mengikuti urutan kapal yang lebih dahulu datang. Kondisi ini membuat waktu tunggu menjadi lebih lama dari biasanya.
Salah satu kejadian yang ramai diperbincangkan adalah perjalanan KMP Wira Qaila. Video terkait kapal ini sempat viral dan disebut mengalami keterlambatan hingga berjam-jam. Namun berdasarkan kronologi resmi, kapal tersebut berangkat dari Ciwandan pukul 05.06 WIB dan tiba di sekitar Pulau Rimaubalak pukul 07.06 WIB.
Saat itu, kapal belum bisa langsung masuk karena harus menunggu kapal di depannya. Setelah kapal sebelumnya sandar dan keluar, barulah Wira Qaila mendapatkan izin masuk sekitar pukul 09.30 WIB dan sandar pukul 10.10 WIB.
Baca Juga: Cari Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Bandar Lampung? Ini Daftar Lengkap per Wilayah
Pihak BPTD menegaskan bahwa kabar yang menyebut keterlambatan hingga delapan jam tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Waktu tunggu memang terjadi, tetapi masih dalam batas yang dianggap wajar mengingat lonjakan jumlah kapal yang sangat tinggi.
Menariknya, kondisi ini justru menjadi dampak dari upaya memperlancar arus mudik. Penambahan kapal yang awalnya bertujuan mengurai kepadatan di Merak, berimbas pada penumpukan di Bakauheni karena seluruh armada tersebut bermuara di satu titik yang sama.
Di tengah situasi ini, pemudik diminta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengaturan terus dilakukan agar antrean kapal bisa terurai secara bertahap, seiring distribusi arus yang lebih merata.
Fenomena ini menjadi gambaran betapa kompleksnya pengelolaan arus mudik di jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia, di mana penambahan armada tidak selalu langsung berbanding lurus dengan kelancaran di lapangan.
Tag
Berita Terkait
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Kapan Waktu Terbaik Beli Tiket Ferry Bakauheni untuk Mudik Lebaran? Ini Imbauan ASDP
-
Penyelundupan Ratusan Satwa Dilindungi Terbongkar di Bakauheni, Ribuan Burung Diamankan Petugas
-
Tarif Tol Lampung Terbaru 2026 Lengkap Semua Gerbang Bakauheni-Terbanggi Besar
-
Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Naik Akhir Bulan, Rincian Lengkap Biaya Terbarunya
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Imsak Bandar Lampung 20 Maret 2026: Waktu Sahur Terakhir, Jangan Sampai Terlewat
-
Arus Mudik Memuncak, 45 Kapal Menumpuk di Bakauheni dan Tak Bisa Langsung Sandar
-
Jangan Salah Arti! 'Wal Faizin' di Lebaran Bukan Cuma Tradisi, Ini Makna Sebenarnya
-
Cari Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Bandar Lampung? Ini Daftar Lengkap per Wilayah
-
Buka Puasa Bandar Lampung 19 Maret 2026 Jam Berapa? Menjelang Magrib, Catat Waktunya