- Pelabuhan Bakauheni diperkirakan menjadi titik sibuk saat arus mudik Lebaran antara Sumatera dan Jawa.
- PT ASDP mengimbau pemudik wajib membeli tiket penyeberangan Bakauheni–Merak secara daring maksimal 60 hari sebelum keberangkatan.
- Seluruh pengguna jasa diwajibkan sudah memiliki tiket valid sebelum memasuki area Pelabuhan Bakauheni untuk kelancaran layanan.
SuaraLampung.id - Menjelang arus mudik Lebaran, Pelabuhan Bakauheni di Lampung dipastikan kembali menjadi salah satu titik tersibuk di Indonesia. Ribuan kendaraan dan penumpang diprediksi akan memadati jalur penyeberangan Bakauheni–Merak, yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa.
Agar perjalanan mudik berjalan lancar, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau masyarakat untuk membeli tiket penyeberangan lebih awal sebelum tiba di pelabuhan. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari antrean panjang dan penumpukan kendaraan saat puncak arus mudik.
ASDP menyarankan pemudik membeli tiket jauh sebelum hari keberangkatan, bahkan sejak tiket sudah dibuka melalui sistem digital.
Saat ini, tiket penyeberangan kapal ferry di lintasan Bakauheni–Merak sudah dapat dipesan hingga 60 hari sebelum jadwal keberangkatan melalui aplikasi maupun situs resmi Ferizy.
Dengan membeli tiket lebih awal, pemudik dapat memilih jadwal perjalanan yang sesuai sekaligus menghindari kepadatan di area pelabuhan.
Selain itu, sistem pembelian tiket secara online juga membantu mempercepat proses layanan di pelabuhan karena data kendaraan dan penumpang sudah tercatat dalam sistem.
Pemudik Wajib Sudah Memiliki Tiket
ASDP juga menegaskan bahwa seluruh pengguna jasa penyeberangan harus sudah memiliki tiket sebelum masuk ke area pelabuhan.
Kebijakan ini diberlakukan untuk mengurangi antrean panjang yang sering terjadi saat musim mudik, terutama di lintasan penyeberangan paling padat di Indonesia tersebut.
Baca Juga: 7 Cafe Estetik di Bandar Lampung yang Nyaman untuk Buka Puasa Bareng Sahabat
Pemudik yang belum memiliki tiket biasanya akan diminta membeli secara online terlebih dahulu sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan. Setiap tahun, Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu jalur utama pemudik dari Sumatera menuju Pulau Jawa.
Lonjakan jumlah penumpang biasanya mulai terlihat sejak H-7 Lebaran, dengan puncak arus mudik terjadi sekitar H-3 hingga H-1 Lebaran.
Karena itu, masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal, termasuk menentukan jadwal keberangkatan dan membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan.
Tips Agar Mudik Lewat Bakauheni Lebih Lancar
Agar perjalanan mudik berjalan lebih nyaman, pemudik dapat mengikuti beberapa tips berikut:
- Pesan tiket ferry sejak jauh hari melalui aplikasi Ferizy
- Datang ke pelabuhan sesuai jadwal tiket
- Pastikan data kendaraan dan penumpang sudah benar saat pemesanan
- Hindari datang tanpa tiket karena berpotensi tertahan di area pelabuhan
Dengan persiapan yang matang, perjalanan mudik melalui Pelabuhan Bakauheni diharapkan dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik
Berita Terkait
-
Penyelundupan Ratusan Satwa Dilindungi Terbongkar di Bakauheni, Ribuan Burung Diamankan Petugas
-
Nataru 2025/2026: ASDP Ungkap Strategi Hindari Antrean Panjang di Pelabuhan Bakauheni
-
Penyelundupan Elang Langka Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni
-
Bakauheni Menuju Pelabuhan Masa Depan: Green Port Raksasa Penjaga Lingkungan
-
1300 Burung Diselamatkan di Pelabuhan Bakauheni: Penyelundupan Satwa Ilegal Digagalkan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu
-
Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran