SuaraLampung.id - Tim Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Republik Indonesia memastikan keberadaan dua makam tentara Belanda yang berada di Pulau Sebuku Besar, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.
Koordinator Tim sekaligus Kabid Kerja Sama Bilateral Eropa Kemenko Polkam, Bambang Sugiarto mengatakan kunjungan ini menindaklanjuti permintaan resmi Kedutaan Besar Belanda melalui nota diplomatik, terkait pemindahan kerangka jenazah tentara Belanda yang dimakamkan di Pulau Sebuku Besar.
"Dari hasil peninjauan awal, tim memastikan terdapat dua makam yang sesuai dengan nota diplomatik. Keduanya berada di sisi timur Pulau Sebuku," kata dia, Selasa (19/8/2025).
Menurut Bambang, pihaknya saat ini masih berada pada tahap identifikasi lokasi makam, selanjutnya prosesnya meliputi identifikasi DNA hingga rencana pemindahan ke Makam Ereveld Kembang Kuning di Surabaya, Jawa Timur.
"Kami mendapat nota diplomatik dari Kedubes Belanda yang meminta bantuan untuk mengidentifikasi. Keluarga ingin memindahkan makam ke Surabaya. Saat ini kami melakukan peninjauan, besok akan ada rapat koordinasi dengan Pemkab Lampung Selatan untuk membahas tindak lanjut,” katanya.
Oleh karena itu, kata Bambang, sebelum dilakukan pemindahan makam, pihaknya akan melakukan beberapa proses seperti mengidentifikasi jenazah melalui tes DNA.
Bambang juga menerangkan, rencana pemindahan jenazah tersebut merupakan bagian dari kerja sama diplomatik Indonesia-Belanda, sekaligus bentuk penghormatan kepada keluarga almarhum tentara.
Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lampung Selatan, Intji Indriati, menambahkan bahwa tim Kemenko Polkam baru melakukan verifikasi awal dan selanjutnya akan ada rapat lanjutan bersama pemerintah daerah.
“Hari ini tim hanya memastikan keberadaan makam sesuai permintaan Kedubes Belanda. Besok akan diadakan rapat kordinasi untuk membahas hasil peninjauan lapangan hari ini. Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan sesuai apa yang telah direncanakan,” kata Intji Indriati.
Baca Juga: 4 Fakta Aksi Heroik Raihan, Bocah SD Lampung Selatan Pemanjat Tiang Bendera yang Viral
Di ujung pulau yang dikelilingi laut biru, berdiri nisan tua saksi bisu pertempuran di Selat Sunda pada tahun 1842. Menurut warga setempat, peristiwa itu melibatkan kapal Amerika dan Belanda yang bertempur di sekitar Pulau Suak, tidak jauh dari Pulau Sebuku. Salah satu tentara Belanda yang gugur dimakamkan di lokasi tersebut.
Bupati Lampung Selatan Radiyato Egi mengungkapkan kementerian terkait memiliki rencana memindahkan makam tersebut. “Nanti akan ada pemindahan makam yang dilakukan oleh kementerian, tentu dengan memperhatikan nilai sejarah dan menghormati para almarhum,” jelasnya.
Bagi sebagian orang, Pulau Sebuku identik dengan wisata bahari berpasir putih dan panorama laut memukau. Namun, bagi Bupati dan rombongan, kunjungan ini menjadi pengingat bahwa di balik pesona alam, tersimpan fragmen sejarah yang membentuk identitas Lampung Selatan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
4 Fakta Aksi Heroik Raihan, Bocah SD Lampung Selatan Pemanjat Tiang Bendera yang Viral
-
Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Penumpang KMP Mufidah Lompat ke Laut di Selat Sunda
-
Sekolah Rakyat Lampung Selatan Jadi Harapan Anak Buruh: Riska Ingin Jadi Dosen
-
Solid: Tak Ada Guru Sekolah Rakyat di Lampung yang Mundur
-
Korupsi Gegerkan Satpol PP Lampung Selatan: Kabid Jadi Tersangka, Dana Insentif Raib Rp2,8 M
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung