SuaraLampung.id - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung (BPJN) Lampung mengimbau kendaraan dengan tonase lebih dari 4 ton agar tidak melintas di jalan nasional lintas Barat, tepatnya di Lintas Liwa-Krui ruas Simpang Gunung Kemala kilometer (Km) 253+700 Pekon Kubu Perahu, yang terdampak longsor.
"Imbauan untuk tidak melintasi ruas jalan itu bagi kendaraan bertonase lebih dari 4 ton. Kami masih memerlukan bantuan dari pihak kepolisian untuk mengatur di lapangan, sehingga pengerjaan jalan bisa terus berproses," kata Kepala BPJN Lampung Susan Novelia, Rabu (10/7/2025).
Ia mengatakan kendaraan bertonase lebih dari 4 ton dilarang untuk melintas, mengingat kondisi longsor sedalam 45 meter yang terjadi di titik jalan nasional tersebut. Oleh karena itu, koordinasi lalu lintas dengan pihak kepolisian juga terus dilakukan.
"Mereka sangat proaktif membantu di lapangan, sehingga lalu lintas masih bisa berjalan dengan lancar. Sebab di lokasi masih bisa dilalui oleh kendaraan pribadi yang melintas secara bergantian satu per satu jadi perlu pengawasan ekstra," katanya.
Selain itu, lanjut Susan, pelarangan kendaraan bermuatan lebih dari 4 ton tersebut dilakukan untuk mencegah terhambatnya proses penanganan jalan terdampak longsor.
"Kendaraan dengan beban berlebih ini juga bisa menjadi faktor menghambat proses pengerjaan jalan, karena saat pengerjaan harus dibebani beban kendaraan. Meski begitu kami coba akomodir kepentingan masyarakat dengan melakukan pelebaran bahu jalan, sebagai jalur sementara yang dapat dilintasi oleh kendaraan bermuatan di bawah 4 ton," ucap dia.
Susan juga mengimbau agar kendaraan tidak berputar arah, sebab lebar badan jalan hanya tersisa dua meter saja. Pihaknya sudah memasang rambu peringatan yang dipasang di ujung ruas jalan sebelum memasuki titik terdampak longsor.
"Rambu peringatan terkait kendaraan yang diperbolehkan melintas dan peringatan hati-hati ada longsor tersebut sudah terpasang di pintu masuk Liwa, dan di pertigaan Bukit Kemuning," ucap dia.
Saat ini, Susan menambahkan, kondisi lalulintas di lapangan sudah cukup rapi dan lancar, serta telah dipasang pula lampu penerangan, pita pembatas keamanan, rambu peringatan longsor, pembatas lajur dan water barrier di sepanjang titik ruas jalan terdampak longsor.
Baca Juga: Terkena Longsor, BPJN Butuh Biaya Rp 9.6 Miliar untuk Perbaikan Jalan Liwa-Krui
Diketahui sebelumnya di jalan nasional Lintas Barat tepatnya di Lintas Liwa-Krui ruas Simpang Gunung Kemala kilometer (KM) 253+700 tepatnya di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat mengalami longsor sedalam 45 meter yang terjadi pada 6 Juli pukul 17.00 WIB.
Kejadian longsor yang memakan sebagian bahu jalan nasional tersebut terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, serta kondisi geografis yang berbukit, dan berlereng. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Terkena Longsor, BPJN Butuh Biaya Rp 9.6 Miliar untuk Perbaikan Jalan Liwa-Krui
-
Liburan Berubah Jadi Duka: Warga Lampung Utara Hilang di Pantai Labuhan Jukung
-
Dikeluhkan Masyarakat, Jasa Raharja Ubah Aturan Denda SWDKLLJ pada Program Pemutihan
-
Wow! Pemutihan Pajak Kendaraan di Lampung Hasilkan Rp5 Miliar Sehari
-
Randis Tunggak Pajak? Siap-Siap Tukin Dipotong!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu