SuaraLampung.id - Bhayangkara Presisi Lampung FC mulai membina talenta pemain muda bersama Asprov Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Provinsi Lampung.
"Latihan bersama pemain Bhayangkara ini menjadi langkah awal proses pembinaan talenta-talenta muda Lampung," kata Wakil Ketua Asprov PSSI Lampung Yoga Swara, Sabtu (3/5/2025).
Ia mengatakan latihan bersama pemain Bhayangkara FC, juga pemain tim nasional (Timnas) Indonesia dilakukan di Stadion Pahoman dan diikuti sekitar 30 sekolah sepak bola (SSB) dari beberapa daerah di Lampung.
Acara ini dihadiri oleh pemain Timnas Indonesia yang juga pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, yakni I Putu Gede dan Sani Rizki Fauzi, serta salah satu pemain sepak bola profesional asli asal Lampung Dodi Irawan.
"Ini salah satu manfaat yang kami dapatkan dengan keberadaan Bhayangkara Presisi Lampung FC di provinsi ini," kata dia.
Menurut Yoga, dengan kehadiran pemain Bhayangkara FC yang juga pemain Timnas Indonesia di latihan ini akan memompa semangat dan kesempatan menimba ilmu untuk anak-anak di Lampung.
"Terutama, para binaan di sekolah sepak bola (SSB) di Lampung yang menjadi peserta latihan," kata dia.
Yoga mengatakan bangga, karena kini di Lampung sudah ada klub liga satu dan anak-anak juga bisa mendapat manfaat menimba ilmu langsung dari para pemain profesional.
"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Lampung untuk terus mendukung Bhayangkara FC yang sudah resmi bermarkas di Lampung," katanya.
Baca Juga: Program Pemutihan Pajak Kendaraan Dimulai, Mirza: Ada yang Nunggak 11 Tahun
Yoga mengatakan proses pembinaan seperti ini akan terus dilakukan bersama Bhayangkara FC di Lampung. Harapannya ke depan kemampuan anak-anak akan terasah dan pembinaan lebih terarah.
"Dengan begitu potensi munculnya pemain berbakat di Lampung akan semakin terbuka. Membangun sepak bola memang tidak mudah. Tapi, proses ini harus dilakukan dan kami yakin bisa saat dilakukan bersama-sama dan saling mendukung," kata dia.
Target di Liga 1
Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi Lampung FC Sumardji memasang target tinggi untuk timnya di Liga 1 Indonesia musim depan, setelah memastikan promosi dari Liga 2 Indonesia bersama PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara.
Pada acara Memorandum of Understanding (MoU) antara Bhayangkara dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung di Jakarta, Selasa (22/4/2025), Sumardji mengatakan targetnya "tidak setengah-setengah" karena ingin timnya kembali menjadi juara seperti pada musim 2017.
"Kita akan tidak setengah-setengah, kita akan buat Bhayangkara juara, artinya target yang sudah disepakati dan berkomitmen, apa yang menjadi cita-cita dan harapan, " kata Sumardji.
Berita Terkait
-
Program Pemutihan Pajak Kendaraan Dimulai, Mirza: Ada yang Nunggak 11 Tahun
-
Lampung Gelar Pemutihan Pajak! 4 Juta Kendaraan Menunggak
-
Jemaah Calon Haji Lampung Tengah Masuk Asrama Haji, Berikut Jadwal Terbang ke Tanah Suci
-
Begal Motor di Lampung Tengah: Pelaku Diringkus Setelah Buron Sebulan
-
Lampung Darurat Banjir: Gubernur Bentuk Satgas
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BRI Wujudkan Kerinduan Yuni, Sang Ibu Terbang dari Pati untuk Bertemu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Dorong Inklusi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi