- Zora Panasea Martauli Ompusunggu dilaporkan hilang dari KMP Batumandi saat melintasi perairan Pulau Panjurit pada Kamis, 9 Juli 2026.
- Petugas menemukan jaket dan sepatu korban di dek kapal, memperkuat dugaan bahwa remaja tersebut terjatuh ke Selat Sunda.
- Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian intensif serta mengumpulkan keterangan saksi untuk menemukan keberadaan korban di lokasi kejadian.
SuaraLampung.id - Keheningan dini hari di atas KMP Batumandi mendadak berubah menjadi kepanikan yang mencekam. Saat kapal feri besar itu mulai bersiap untuk sandar di Pelabuhan Bakauheni, sebuah kabar pahit menyeruak dari dek penumpang. Seorang ibu kehilangan anak gadisnya.
Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19), remaja asal Indihiang, Jawa Barat, dilaporkan menghilang secara misterius saat kapal melintasi perairan Pulau Panjurit, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 01.42 WIB. Hingga kini, laut gelap Selat Sunda masih menyimpan rahasia di mana keberadaan gadis tersebut.
Drama bermula ketika ibu korban menyadari anaknya tidak lagi berada di sisinya. Laporan segera diteruskan kepada pramugari kapal.
Upaya pencarian internal dilakukan secara masif. Nama Zora menggema hingga lima kali melalui pengeras suara kapal, memecah kesunyian malam, namun tak ada jawaban.
Harapan untuk menemukan Zora di sudut-sudut kursi penumpang perlahan pupus. Sebagai gantinya, tim keamanan kapal justru menemukan "jejak membisu" yang membuat bulu kuduk berdiri.
"Pramugari dan petugas keamanan menemukan sepasang sepatu dan jaket milik korban di tangga kanan menuju deck kendaraan 1," ungkap Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara.
Penemuan barang-barang pribadi yang ditinggalkan begitu saja di area tangga itu memperkuat dugaan Zora terjatuh atau melompat ke tengah gulungan ombak Selat Sunda saat kapal sedang melaju.
Sejak laporan diterima, operasi pencarian besar-besaran langsung digelar. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, hingga kru ASDP dikerahkan untuk menyisir titik koordinat terakhir jatuhnya korban.
Kapal-kapal penyelamat membelah ombak di sekitar Perairan Pulau Panjurit. Petugas menyisir setiap sudut permukaan laut, berharap menemukan tanda-tanda keberadaan remaja 19 tahun tersebut di tengah cuaca laut yang tak menentu.
Baca Juga: Pembobol Ruang Guru Kalianda Diciduk Berkat Rekaman CCTV
"Kami terus melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, kami juga mengumpulkan keterangan dari nakhoda dan saksi mata untuk memastikan posisi terakhir korban sebelum diduga terjatuh," tambah Rezie.
Hingga berita ini diturunkan, nasib Zora masih menjadi tanda tanya besar. Pihak Basarnas mengimbau kepada seluruh nelayan maupun pengguna jasa penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni yang melihat tanda-tanda keberadaan korban untuk segera melapor ke posko terdekat. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pembobol Ruang Guru Kalianda Diciduk Berkat Rekaman CCTV
-
Ketika Oknum TNI dan Polri Kompak Selundupkan 5 Kg Sabu di Pelabuhan Bakauheni
-
Tiba-tiba Bersikap Aneh di Air Terjun Sembilan Putri: Remaja Pringsewu Ditemukan Hipotermia
-
Penyelundupan Narkoba Rp235 Miliar Digagalkan di Bakauheni, Sejuta Nyawa Terselamatkan
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus
-
Kepergok di Puncak Tower, Residivis Spesialis Kabel BTS Terjun ke Kebun Sebelum Dibekuk Polisi
-
Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes
-
Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW
-
Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor