- Seorang remaja bernama M. Rohmahrulloh hilang saat berwisata di Air Terjun Sembilan Putri, Lampung Selatan, Kamis sore.
- Korban masuk ke dalam hutan lereng Gunung Rajabasa setelah mengalami perubahan perilaku secara tiba-tiba di lokasi wisata.
- Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi hipotermia di atas air terjun dan mengevakuasinya ke rumah sakit.
SuaraLampung.id - Keindahan gemericik air di objek wisata Air Terjun Sembilan Putri, Desa Canti, Kabupaten Lampung Selatan, nyaris berujung duka. Kamis (25/6/2026) sore, seorang remaja tiba-tiba raib ditelan rimbunnya hutan di lereng Gunung Rajabasa.
M. Rohmahrulloh (17), pemuda asal Pringsewu, baru saja menikmati segarnya air terjun bersama rekan-rekannya sekitar pukul 15.00 WIB.
Namun, sebuah kejadian ganjil terjadi. Tanpa alasan yang jelas, Rohmahrulloh tiba-tiba berlari kencang meninggalkan rombongan, masuk jauh ke dalam gelapnya hutan.
"Korban mengalami perubahan perilaku saat berwisata hingga terpisah dengan teman-temannya," ungkap Rully Fikriansyah, Kepala Bidang Damkarmat Lampung Selatan, Jumat (26/6/2026).
Rekan-rekan korban yang panik sempat mencoba mengejar. Namun, jejak Rohmahrulloh seolah terputus. Mereka hanya menemukan sepasang sandal milik korban yang tertinggal di antara semak belukar.
Pencarian mandiri yang buntu akhirnya memaksa mereka melapor ke aparat desa, memicu operasi penyelamatan besar-besaran di tengah malam yang dingin.
Tim SAR gabungan, mulai dari Damkarmat, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, hingga warga setempat, bergerak cepat menyisir jalur terjal Rajabasa. Medan yang licin dan gelap menjadi tantangan utama.
Setelah berjam-jam menyisir hutan, titik terang akhirnya muncul pada pukul 21.30 WIB. Rohmahrulloh ditemukan di bagian atas air terjun dalam kondisi memprihatinkan.
Ia tergeletak lemas, menggigil hebat akibat serangan hipotermia setelah terpapar udara malam hutan yang menggigit.
Baca Juga: Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
“Alhamdulillah ditemukan dalam keadaan selamat, meski kondisinya sangat lemah. Karena lokasinya berada di atas air terjun, proses evakuasi turun dilakukan dengan sangat hati-hati,” jelas Rully.
Remaja itu segera ditandu menuruni jalur terjal dan langsung dilarikan ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan perawatan intensif. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Pencurian Mobil Brio Merah di Sanggar Beach Kalianda Terbongkar, Modusnya Rapi
-
Penyelundupan 807 Burung Ilegal Palembang Digagalkan di Bakauheni, Ada Spesies Langka
-
Jeratan Telegram Mahasiswa di Bandar Lampung: Rayu Gadis 16 Tahun dengan Iming-iming Makeup
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pensiunan ASN Ditemukan Meninggal dalam Kesendirian di Bandar Lampung
-
Dilahirkan di Kamar Mandi, Dibuang ke Bak Sampah: ART Buang Darah Dagingnya Sendiri di Pahoman
-
Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink
-
Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan
-
Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa