Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Ipda M Dana mewakili Kasat Reskrim, menuturkan bahwa sidak kali ini berfokus pada pemantauan harga bapokting dan juga ketersediaan.
“Sidak yang kami lakukan kali ini adalah dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2025,” ujar Ipda M Dana, Rabu (26/3/2025).
Dari hasil inspeksi, tidak ditemukan adanya pelanggaran atau penyelewengan terhadap distribusi dan harga bapokting. Namun, petugas tetap akan melakukan pengawasan berkala guna memastikan tidak ada praktik yang merugikan masyarakat.
Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap produsen beras guna mencegah potensi pelanggaran yang dapat merugikan konsumen, seperti kekurangan takaran yang tidak sesuai dengan standar atau yang tertera pada kemasan.
“Alhamdulillah, saat sidak berlangsung, tidak ditemukan pelanggaran yang signifikan. Kami akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar ketahanan pangan di Kota Bandar Lampung tetap stabil, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.
Sidak di Pasar Sentral Kotabumi
Tim Satgas Pangan Polres Lampung Utara yang melakukan pengecekan ketersediaan bahan pokok penting menjelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Sentral Kotabumi, Rabu (26/3/2025).
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai bagian dari kontrol dan pengawasan Satgas Pangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok penting di wilayah Kabupaten Lampung Utara guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri.
"Ini merupakan bagian dari komitmen Polres Lampung Utara dalam menjaga dan mengawasi rantai pasokan distribusi bahan pokok dan kami ingin memastikan bahwa bahan pokok tersedia bagi masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri," kata Kapolres AKBP Deddy.
Baca Juga: Mudik Tenang, Rumah Aman! Polda Lampung Buka Layanan Penitipan Kendaraan GRATIS, Ini Syaratnya
Selain pengecekan ketersediaan, Tim Satgas Pangan Polres Lampung Utara juga melakukan pengecekan terkait harga bahan pokok penting.
"Dalam pengecekan tersebut, Tim Satgas Pangan menemukan bahwa berdasarkan keterangan dari para penjual untuk harga dan stok/pasokan bahan pokok di bulan Ramadhan tahun 2025 ini alhamdulillah tidak ada keterlambatan dan tidak ada lonjakan harga yang signifikan," ujarnya.
Adapun kenaikan lanjut Kapolres, masih dalam tahap wajar karena menjelang Hari Raya, kenaikan harga terjadi pada komoditi bawang merah dan bawang putih yakni mencapai Rp 45.000 dan Rp 48.000 per kg nya, selain kenaikan, penurunan harga juga terjadi pada komoditi telur ayam broiler dari Rp 30.000 menjadi Rp 28.000 per kg.
Berita Terkait
-
Mudik Tenang, Rumah Aman! Polda Lampung Buka Layanan Penitipan Kendaraan GRATIS, Ini Syaratnya
-
Kapan Hari Raya Idul Fitri 2025? Ini Prediksi Ilmuwan Itera
-
Kakak Tega Habisi Nyawa Adik Gara-Gara Utang 8 Juta di Lampung Utara
-
Polda Lampung Kawal Pemudik Motor dari Pelabuhan Bakauheni Hingga Perbatasan
-
TPA Regional Solusi Atasi Krisis Sampah di Lampung
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni
-
Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api