- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengamankan dana Rp100 miliar dari PT SMI untuk rekonstruksi jalan pada 15 September 2026.
- Bupati Radityo Egi Pratama memproyeksikan perbaikan 50 kilometer jalan di 20 ruas prioritas untuk meningkatkan konektivitas dan potensi ekonomi daerah.
- Direktur PT SMI Faris Pranawa menyatakan program ini menaikkan kemantapan jalan menjadi 67 persen dan menghemat biaya operasional kendaraan lebih dari Rp40 miliar per tahun.
SuaraLampung.id - Bagi masyarakat di pelosok hingga sentra produksi, jalan aspal bukan sekadar infrastruktur mati. Ia adalah denyut nadi, jalur tempat roda ekonomi berputar, anak-anak menuju sekolah, dan hasil bumi diangkut menuju pasar.
Menyadari vitalnya konektivitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) membuat gebrakan besar. Dana segar senilai Rp100 miliar resmi diamankan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI.
Angka fantastis ini diproyeksikan untuk memoles dan merekonstruksi 50 kilometer jalan yang tersebar di 20 ruas prioritas di seluruh penjuru daerah.
Langkah strategis ini bukan sekadar proyek tambal sulam. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan adalah kunci utama membuka ‘gembok’ potensi ekonomi daerahnya yang luar biasa.
“Aksesibilitas adalah urat nadi konektivitas. Ketika jalan terbuka dan terhubung, maka peluang ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, hingga aktivitas sosial masyarakat juga ikut bergerak,” ujar Radityo Egi, Selasa (15/9/2026).
Sebagai pintu gerbang Pulau Sumatra dengan mobilitas warga yang dinamis, Lampung Selatan berkejaran dengan waktu. Radityo Egi pun tak ingin kompromi soal hasil. Ia mewanti-wanti agar proyek puluhan miliar ini dieksekusi dengan standar kualitas nomor satu.
“Saya berharap kualitas pekerjaan harus bagus, sesuai kriteria dan spesifikasi, serta selesai tepat waktu. Infrastruktur ini harus benar-benar difungsikan dan memberi manfaat nyata yang berjangka panjang,” tegasnya.
Dampak dari transformasi 50 kilometer jalan ini bukan isapan jempol di atas kertas. Direktur PT SMI, Faris Pranawa, membeberkan kalkulasi nyata di balik pendanaan ini.
Program ini diproyeksikan mampu mendongkrak tingkat kemantapan jalan di Lampung Selatan dari 63 persen melesat ke angka 67 persen.
Baca Juga: Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
Namun, angka yang paling dinanti oleh masyarakat di jalanan adalah efisiensi biaya. Lewat aspal yang mulus, potensi kerusakan kendaraan dan borosnya bahan bakar bisa ditekan drastis.
Tak tanggung-tanggung, perbaikan 20 ruas jalan ini diperkirakan bakal menghemat biaya operasional kendaraan masyarakat hingga lebih dari Rp40 miliar setiap tahunnya.
Uang yang tadinya habis untuk suku cadang dan bensin akibat jalan rusak, kini bisa dialihkan warga untuk kebutuhan keluarga yang lebih produktif.
“Total penanganan sekitar 50 kilometer ini diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses cepat menuju sentra produksi, fasilitas publik, hingga kawasan ekonomi potensial,” tutur Faris.
Faris menambahkan, megaproyek ini hanya bisa terwujud lewat satu kata kunci bernama kolaborasi. Guyuran dana ratusan miliar tak akan berarti tanpa adanya sinergi yang solid antara pemerintah daerah, badan pembiayaan, dan masyarakat yang ikut mengawal. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks
-
Saiful Tewas Diamuk Massa karena Tuduhan Pencurian Pisang di Lampung Selatan
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung
-
Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni