SuaraLampung.id - Ratusan mantan anggota Jemaah Islamiyah (JI) di Lampung mengikrarkan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ikrar setia pada NKRI yang diikuti 758 mantan anggota JI Lampung dilakukan di Graha Hotel Marcopolo, Bandar Lampung pada Kamis (22/8/2024).
Mantan Ketua Majelis Fatwa Jemaah Islamiyah, Indiham As Syafii berterimakasih kepada masyarakat Lampung atas dukungannya terhadap keputusan tersebut.
Menurut Indiham As Syafii, keputusan tersebut didasari atas perjalanan panjang mereka dalam mencari ilmu dan merenungkan masa lalu.
"Kami selalu taat pada ilmu dan dulu ilmu kami mengantarkan pada kesimpulan yang mengarah pada permusuhan dengan aparat dan negara," kata Indiham As Syafii dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Dalam perjalanan mencari ilmu lebih jauh, mereka sampai pada kesimpulan bahwa saatnya berubah, dengan tidak lagi memusuhi aparat atau NKRI.
"Sekarang kami siap bersama-sama umat Islam serta seluruh warga negara Indonesia memakmurkan bumi Indonesia ini," ujar Indiham.
Sementara itu, anggota Jemaah Islamiyah lainnya bernama Arif Sutanto mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk bersama-sama memajukan harkat dan martabat NKRI.
"Kami berharap kepada para stakeholder di Lampung, agar bisa memberikan pendampingan kepada kami untuk kembali ke masyarakat dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat berkontribusi dalam menjadikan Lampung lebih maju dan bermartabat," ungkap Arif Sutanto.
Baca Juga: Pecah Tawuran di Bypass Kalibalau Kencana, 4 Remaja Bawa Sajam Jadi Tersangka
Setelah ikrar tersebut, Arif Sutanto turut menekankan pentingnya pendampingan kepada mantan anggota Jemaah Islamiyah, untuk menghindari stigma dan perlakuan diskriminatif.
Deklarasi dan ikrar tersebut, tentunya menjadi tonggak penting bagi para mantan Jemaah Islamiyyah di Lampung, untuk membangun kembali hubungan yang harmonis dengan negara dan masyarakat.
Mereka berharap, kedepannya bisa menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan Indonesia yang lebih damai, maju, dan, bermartabat.
Berita Terkait
-
Pecah Tawuran di Bypass Kalibalau Kencana, 4 Remaja Bawa Sajam Jadi Tersangka
-
Ancam Sebar Video Asusila, Dukun Peras Wanita Asal Lampung
-
Pakai Topeng Money Heist, 4 Mahasiswa Suarakan Bubarkan DPR di Tugu Adipura
-
Waspada Curanmor Modus Test Drive, Warga Kemiling Jadi Korban
-
KDRT di Lampung Tengah: Tepergok Selingkuh, Suami Malah Marah Aniaya Istri hingga Memar
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung
-
Nyawa Balas Nyawa: Hukum Rimba di Register 45 Mesuji Telan 2 Korban Jiwa
-
Tiga Pelajar di Tanggamus Nekat Jambret iPhone 17 Pro Max Senilai Rp26 Juta
-
Dua Pelayan Resto di Lampung Tumbalkan Motor Bos demi Modal Judol