Wakos Reza Gautama
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:49 WIB
Ilustrasi kecelakaan maut melibatkan sepeda motor dan mobil Mitsubishi Pajero terjadi di Kabupaten Pringsewu. Dua pemuda yang berboncengan sepeda motor meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. [gemini ai]
Baca 10 detik
  • Dua pemuda tewas akibat sepeda motor mereka menabrak mobil Pajero di Pringsewu pada Jumat malam.
  • Kecelakaan bermula saat pengendara motor melakukan atraksi standing dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali.
  • Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah setelah benturan keras terjadi.

SuaraLampung.id - Aksi berbahaya mengangkat roda depan sepeda motor (standing) berujung maut di Kabupaten Pringsewu. Dua pemuda tewas mengenaskan setelah sepeda motor tanpa pelat nomor yang mereka tunggangi oleng dan menghantam sebuah mobil Mitsubishi Pajero dari arah berlawanan, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 23.40 WIB.

Kedua korban tewas diketahui berinisial Rojib Al Hakim (19) sebagai pengendara, dan rekannya, Viar Arles Vernando (20), yang membonceng di belakang. Keduanya merupakan warga Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu.

Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu Adi Wibowo mengonfirmasi bahwa nyawa kedua korban tidak tertolong sesaat setelah benturan hebat terjadi.

"Setelah dievakuasi petugas ke fasilitas medis, kedua korban dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat luka parah yang diderita," beber Iptu Adi, Sabtu (3/10/2026).

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan kesaksian warga sekitar, kecelakaan maut bermula ketika sepeda motor Honda Supra bodong itu dipacu kencang dari arah Pringsewu menuju Gadingrejo.

Di tengah kecepatan tinggi, sang pengendara diduga nekat melakukan atraksi standing. Sialnya, manuver berbahaya tersebut membuat sepeda motor hilang keseimbangan, lepas kendali, hingga akhirnya meluncur liar ke jalur kanan (arah berlawanan).

Pada saat bersamaan, sebuah Mitsubishi Pajero bernomor polisi B 2267 SJE yang dikemudikan oleh Hepi Harianto, warga Bengkulu Tengah, melaju dari arah depan.

Jarak yang terlampau dekat membuat tabrakan telak tak terhindarkan. Motor menghantam bagian depan kanan mobil dengan keras hingga kedua korban terpental jauh ke bahu jalan.

Benturan tersebut mengakibatkan Honda Supra ringsek tak berbentuk, sementara mobil Pajero mengalami kerusakan parah pada bagian moncong depan kanan. Sang pengemudi mobil dilaporkan selamat tanpa luka.

Baca Juga: Modus Baru! Pura-pura Jogging Pagi, Residivis di Bandar Lampung Gasak Motor yang Lagi Dipanaskan

Saat ini, kedua kendaraan telah diamankan di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Pringsewu. Pengemudi Pajero juga masih menjalani pemeriksaan intensif untuk melengkapi berkas penyelidikan.

Menyikapi tragedi memilukan ini, Iptu Adi Wibowo melayangkan imbauan tegas kepada para pengendara, khususnya kalangan muda, agar tidak menjadikan jalan raya umum sebagai ajang pamer atraksi liar.

"Kami sangat menyayangkan peristiwa yang merenggut dua nyawa muda ini. Kami tegaskan kepada masyarakat, patuhi batas kecepatan, jangan pernah melakukan aksi akrobatik berisiko di jalan raya, dan selalu gunakan helm standar demi keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lainnya," tutup Kasat Lantas.

Load More