SuaraLampung.id - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lampung Selatan melakukan pendataan titik-titik jalan rusak parah.
Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan pendataan beberapa titik jalan rusak agar ke depannya dapat dianggarkan dan diperbaiki.
"Nanti PU mendata, camat mendata, nanti saya tinggal bagaimana dengan tim menganggarkan untuk perbaikan jalan rusak di Lampung Selatan," kata Nanang.
Oleh karena itu ia meminta masyarakat bersabar dalam proses perbaikan jalan dan apabila jalan tersebut sudah diperbaiki agar dijaga dan dirawat bersama.
"Saya juga meminta semua masyarakat menjaga jalan tersebut, gotong-royongnya, tonasenya, apabila ada kendaraan besar yang melebihi tonase agar dilarang melintasi jalan tersebut, serta drainase saluran airnya diperbaiki," kata Nanang.
Sebelumnya masyarakat Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, mengharapkan kepada pemkab dan pemprov segera memperbaiki jalan rusak parah yang ada di sejumlah titik jalur penghubung antar-kecamatan, yang sudah tidak layak dan membahayakan terutama saat musim penghujan.
Jalan tersebut adalah akses utama bagi warga di wilayah tersebut untuk menjual hasil bumi, seperti jagung, beras, hingga sayur-sayuran yang sangat melimpah.
Salah satu warga Kecamatan Palas, Reo Shely saat diwawancarai di Desa Bumi Restu, Jumat, berharap pemerintah setempat dapat segera memperbaiki beberapa titik jalan yang rusak parah itu.
"Untuk kondisi jalan ini rusak parahnya sudah lima tahun, oleh karena itu kami benar-benar berharap untuk pemerintah kabupaten dan provinsi ataupun pusat untuk segera memperbaiki jalan yang kondisinya sangat rusak parah dan sangat memprihatinkan," kata Reo.
Baca Juga: Benarkah Hanya 21,33 Persen Jalan di Lampung yang Rusak?
Berdasarkan informasi dari media sosial beberapa waktu lalu telah viral salah satu selebgram yang mandi lumpur karena akses jalan yang sangat rusak parah dan tidak layak dilewati pengguna jalan.
"Tidak hanya di Palas saja bang, itu kemarin sempat viral di media sosial soal selebgram yang mandi lumpur di jalan rusak, memang kondisi jalan kita harus diviralkan dulu agar dilihat sama pemerintah," ujarnya.
Kemudian Andi warga Bumi Daya, Kecamatan Palas, juga mengatakan hal yang sama.
"Jalan ini sudah lima tahun rusak parah dan memprihatinkan mas, kalau musim penghujan jalannya sangat licin dan banyak yang terjatuh, harapannya agar segera diperbaiki, akibat kondisi jalan yang dipenuhi lebung itu, aktivitas warga masyarakat terhambat," katanya.
Ia juga mengatakan bahwa akibat jalan rusak sudah banyak pengguna jalan yang menjadi korban kecelakaan di jalur itu.
"Kecelakaan banyak, apalagi pas musim hujan bisa menebar benih ikan di lobang-lobang jalan yang rusak karena memang jalannya rusak parah, seperti kubangan sawah lumpur semua," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Benarkah Hanya 21,33 Persen Jalan di Lampung yang Rusak?
-
Organ Tunggal di Lampung Selatan Dibatasi Jam Operasional, Ini Alasannya!
-
Dua DPO Pencurian Tangga Kantor Gubernur Lampung di Kotabaru Diringkus Polisi
-
Pospam Terpadu Gayam Polres Lampung Selatan Raih Juara 3 Tingkat Nasional
-
LBH Bandar Lampung Buka Posko Pengaduan Jalan Rusak
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung