SuaraLampung.id - Sebuah toko pakaian dan sepatu di Pasar Desa Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, kebakaran pada Senin (4/3/2024) dini hari.
Kepala Dusun 1, Desa Srimenanti, Suwarno mengatakan, kebakaran yang melanda ruko ukuran 6 x 16 meter terjadi pada pukul 01.30.
Warga yang panik melihat api dan kepulan asap dari dalam ruko langsung memukul kentongan dan sibuk memadamkan api dengan alat sekedarnya.
"Warga sekitar berhamburan mencoba memadamkan api, agar tidak menyulut ruko lain dan pemukiman warga," kata Suwarno, Senin (4/4/2023).
Baca Juga: Puting Beliung Porak Porandakan Gedung SD dan Rumah Warga di Jabung Lampung Timur
Sementara komandan regu pemadam kebakaran wilayah Bandar Sribhawono, Agus Darmawan, mengatakan dirinya tiba di lokasi kebakaran pukul 03.10. Saat itu api masih berkobar dalam toko.
Satu unit mobil pemadam kapasitas 3 ribu liter dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah berjibaku dengan si jago merah selama 2 jam, api berhasil padam. Semua isi dalam toko tidak terselamatkan.
"Kami dapat informasi pukul 02.15 lalu kami melakukan persiapan dan menghubungi rekan rekan, dan tiba di lokasi api sudah besar," kata Agus Darmawan.
Heri pemilik toko pakaian mengaku orang tuanya baru saja belanja pakaian untuk persiapan hari raya idul Fitri. Orang tuanya belanja pakaian ke Jakarta menghabiskan modal Rp400 juta lebih.
Orang tua Heri tampak syok karena menelan kerugian di atas Rp800 juta. Semua isi dagangan baik stok lama dan stok yang baru belanja ludes terbakar, belum bangunannya yang rusak 70 persen akibat kobaran jago merah.
Baca Juga: Anggota KPPS di Lampung Timur Meninggal Dunia Usai Rapat Pleno di Kecamatan
"Kerugian kami perkirakan Rp800 juta ada, barang dan bangunan, kami juga belum bisa menyimpulkan penyebabnya, mungkin nanti polisi yang bisa menyimpulkan penyebabnya," kata Heri.
Berita Terkait
-
Bakamla Evakuasi 12 ABK Kapal Motor Mutiara Ferindo 2 yang Terbakar di Perairan Banten
-
Apa Itu Visa F-2? Hadiah Sugianto, WNI Jadi Penyelamat saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan
-
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Jadi 'Pahlawan' dalam Tragedi Kebakaran Korea Selatan
-
Bandara Soetta Bantah Isu Kebakaran, Deputi Komunikasi Sebut Ada Pabrik Plastik yang Terbakar
-
Ritual Leluhur Berujung Tragis: Pria Ini Diduga Picu Kebakaran Hutan Terburuk dalam Sejarah Korsel
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni