Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Jum'at, 17 November 2023 | 08:47 WIB
dermaga apung Pulau Sebuku hilang. [Lampungpro.co]

“Ini saya belum ngecek. Nanti saya cek dulu ya. Karena obrolan itu sudah cukup lama. Saya juga baru tahu hari ini, kalau dermaga itu tidak ada di Pulau Sebuku,” terangnya.

Camat Rajabasa Sabtudin awalnya tidak tahu mengenai hilangnya dermaga apung di Pulau Sebuku. Namun setelah melakukan pengecekan ke Desa Kunjir, ditemukan material bantalan dan kuncian untuk dermaga apung, yang diduga dari Pulau Sebuku.

Dia mengaku kaget setelah mengetahui ada bongkaran barang yang diduga bekas dermaga apung tersebut di Desa Kunjir. Namun, pihaknya belum dapat memastikan, apakah barang itu bekas dari dermaga apung Pulau Sebuku.

“Saya juga tidak habis pikir, kalau benar ini yang dari Pulau Sebuku, kok main bongkar saja. Kami juga nggak tahu persis gimana ceritanya ini. Kalau kata kades tadi, mungkin dari sana. Karenak dia (terlihat) bekas,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Mantan Kades Rangai Kembalikan Uang Kerugian Negara ke Kejari Lampung Selatan

Sabtudin menyatakan, akan turun langsung ke Pulau Sebuku untuk bertemu warga dan melihat langsung aktivitas warga, paska dermaga apung tersebut menghilang.

“Secepatnya kami ke sana, kita juga ingin tahu bagaimana cerita sesungguhnya dari warga. Dan juga ingin tahu, bagaimana aktivitas mereka setelah dermaga ini tidak ada,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Thamrin belum dapat memberi keterangan secara gamblang terkait persoalan tersebut. Dia mengaku belum mendapatkan laporan perihal kejadian itu.

“Belum ada laporan soal itu. Nanti kita cek dulu ya,” kata Thamrin singkat.

Baca Juga: Stok Beras di Lampung Selatan Aman hingga Akhir Tahun, Bulog: Kita akan Terima Tambahan Beras Impor

Load More