SuaraLampung.id - Puluhan pensiunan guru di Bandar Lampung melaporkan Koperasi Betik Gawi ke Polda Lampung, Selasa (18/10/2022).
Laporan ini terkait dugaan penggelapan dana pensiunan guru yang dikelola Koperasi Betik Gawi. Para pensiunan guru ini melapor didampingi pengacara Asisten Pribadi (Aspri) Hotman Paris yakni Putri Maya Meranti.
Pengacara Putri Maya Rumanti mengatakan, pihaknya membuat laporan terkait dugaan tindak pidana penggelapan di Koperasi Betik Gawi.
Pasal yang dilaporkan yaitu Pasal 378 tentang penggelapan dan Pas 372 dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
"Kami berharap, agar laporan ini segera ditindaklanjuti oleh Polda Lampung. Sebab ada 180 korban, dengan nilai kerugian mencapai Rp4 miliar sejak 2020 hingga 2022," kata Putri Maya Rumanti dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Sementara untuk indikasi TPPU, pihaknya menduga dalam bentuk uang tabungan dan bukan dana anggaran untuk menggaji para guru.
Sehingga apabila nantinya dana itu ada yang mengalir ke anggota koperasi, pasti nantinya akan terlihat.
"Ini merupakan tabungan, tentunya pasti ada laba rugi dan laba untung, itu tidak bisa diberikan atau diambil oleh mereka. Kemana aliran dana itu, tentunya harus jelas peruntukannya," ujar Putri.
Ada pun barang bukti yang diserahkan ke Polda Lampung diantaranya bukti setoran uang, pemotongan, jumlah nominal uang yang diterima, dan berapa tahun sudah menabung di Koperasi Betik Gawi.
Baca Juga: Gudang PT URM Digerebek Timbun Solar, Polda Lampung Tetapkan Direktur Sebagai Tersangka
Berita Terkait
-
Gudang PT URM Digerebek Timbun Solar, Polda Lampung Tetapkan Direktur Sebagai Tersangka
-
Ini 2 Partai Politik di Bandar Lampung Belum Memenuhi Syarat Verifikasi Faktual
-
Pemkot Bandar Lampung Bentuk Tim Usut Dana Tabungan Pensiunan Guru yang Tidak Cair di Koperasi Betik Gawi
-
Keanggotaan 9 Partai Politik akan Dilakukan Verifikasi Faktual oleh KPU Bandar Lampung
-
Usut Dana Tabungan Pensiun Guru Koperasi Betik Gewi, Pemkot Lakukan Hal Ini
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Berhenti Jadi Budak Pinjol! BEI Lampung Bongkar Rahasia Ubah Utang Jadi Cuan
-
Prof Elfahmi Raih 91 Persen Suara, Siap Nakhodai Itera hingga 2030
-
Penagih Koperasi Dirampok di Siang Bolong, Pelaku Tak Berkutik Dibekuk Polisi
-
Jejak Kelam Pecatan TNI AU di Bandar Lampung: Jadi Pengedar Pil Ekstasi
-
Jurnalis Lampung dan Rekan Media Ditahan Israel, AJI Bandar Lampung Kecam Keras