- Prof Elfahmi terpilih menjadi Rektor Itera periode 2026–2030 dengan perolehan suara mutlak sebesar 91,30 persen pada 20 Mei 2026.
- Pemilihan berlangsung melalui mekanisme suara senat dan pemerintah sesuai peraturan menteri dengan proses yang jujur serta berintegritas tinggi.
- Prof Elfahmi menggantikan Prof Nyoman Pugeg Aryantha yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pemimpin Itera pada 30 Juni mendatang.
SuaraLampung.id - Sosok baru akhirnya terpilih untuk memegang kemudi kepemimpinan Itera periode 2026–2030. Ia adalah Prof Elfahmi, Guru Besar dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kemenangan Prof Elfahmi bukan sekadar angka biasa. Ia berhasil meraup dukungan luar biasa sebesar 91,30 persen suara.
Angka mencolok ini jauh meninggalkan dua kandidat tangguh lainnya, yakni Prof Aswan dari ITB dan Prof M. Faiz Syuaib dari Institut Pertanian Bogor (IPB), yang masing-masing memperoleh 4,35 persen suara.
"Berdasarkan hasil pemungutan suara, Prof. Elfahmi memperoleh mayoritas mutlak," ujar Ketua Senat Itera, Dr. Sunarsih, Rabu (20/5/2026).
Kemenangan besar ini merupakan hasil perpaduan harmonis antara suara akar rumput kampus dan kepercayaan pemerintah pusat.
Sesuai Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017, komposisi pemilihan ini melibatkan 65 persen suara senat dan 35 persen suara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Hadir dalam proses krusial tersebut, 15 dari 17 anggota senat Itera bersama Dr Muhamad Hasan Chabibie, Staf Ahli Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi, yang hadir mewakili Menteri Kemendiktisaintek RI. Dr. Sunarsih menegaskan bahwa seluruh proses berjalan dengan napas integritas yang tinggi.
“Proses pemilihan berlangsung jujur, objektif, dan penuh integritas. Kami mengucapkan selamat kepada Prof Elfahmi atas amanah besar ini,” tambah Sunarsih.
Terpilihnya Prof Elfahmi juga menandai masa transisi kepemimpinan dari Prof Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, yang akan menyelesaikan pengabdiannya pada 30 Juni mendatang.
Baca Juga: Sengit! Dominasi ITB dan IPB di Bursa Rektor Itera: Ini 3 Nama Kandidat
Di bawah kepemimpinan Prof Nyoman, Itera telah meletakkan fondasi kuat sebagai institusi teknologi strategis di wilayah Barat Indonesia.
Prof Nyoman sendiri menyambut hangat hasil pemilihan ini. Baginya, suksesi ini adalah langkah maju bagi seluruh sivitas akademika Itera.
“Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Itera, saya mengucapkan selamat kepada Prof Elfahmi. Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Itera menuju masa depan yang lebih gemilang,” ungkap Prof Nyoman. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Sengit! Dominasi ITB dan IPB di Bursa Rektor Itera: Ini 3 Nama Kandidat
-
Duel Intelektual Menuju Itera 1: Lima Profesor Terbaik Berebut Kursi Nakhoda Baru
-
Gebrakan Itera! BRT Canggih Rute Kampus-MBK Diluncurkan dengan WiFi Gratis dan AI
-
Itera Terima Dana Internasional untuk Selamatkan Tanaman Kantong Semar
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Prof Elfahmi Raih 91 Persen Suara, Siap Nakhodai Itera hingga 2030
-
Penagih Koperasi Dirampok di Siang Bolong, Pelaku Tak Berkutik Dibekuk Polisi
-
Jejak Kelam Pecatan TNI AU di Bandar Lampung: Jadi Pengedar Pil Ekstasi
-
Jurnalis Lampung dan Rekan Media Ditahan Israel, AJI Bandar Lampung Kecam Keras
-
Jasad Anonim Terombang-ambing di Perairan Bakauheni