- Mobil boks ekspedisi tanpa kendali menabrak pom mini dan memicu kebakaran di Bandar Lampung pada Senin sore, 21 September 2026.
- Peristiwa tersebut menghanguskan sebuah warung kelontong dan merusak satu unit mobil tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
- Kerugian materiel ditaksir mencapai Rp15 juta dan pihak kepolisian saat ini masih memfasilitasi mediasi antarpihak terkait.
SuaraLampung.id - Kepanikan melanda Jalan HR Mangundiprojo, Kelurahan Bumi Kedamaian, Bandar Lampung, pada Senin (21/9/2026) sore kemarin.
Sebuah mobil boks ekspedisi mendadak meluncur mundur tanpa kendali hingga menghantam mesin pom bensin mini (pertamini) dan memicu kobaran api besar di kawasan permukiman.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB itu mengakibatkan sebuah warung kelontong hangus terbakar dan satu unit mobil ringsek. Beruntung, insiden menegangkan ini tidak menelan korban jiwa.
Peristiwa bermula saat mobil boks yang dikemudikan TP (65) hendak bermanuver mundur untuk masuk ke area pergudangan. Diduga mengalami kendala kendali, laju kendaraan besar tersebut justru tak terbendung ke arah belakang.
Baca Juga:139 SPPG Bandar Lampung Lolos Uji Sanitasi Ketat, Ribuan Juru Masak Disertifikasi Khusus
Truk langsung menyapu warung kelontong milik DP (50), sebuah mobil Suzuki Carry Futura bernomor polisi BE 1242 VL yang sedang berhenti, serta mesin dispenser pom bensin mini di tepi jalan.
Benturan keras tersebut memicu korsleting listrik atau percikan api pada mesin pom mini yang langsung menyambar bahan bakar di sekitarnya. Api seketika membesar dan melalap bangunan warung beserta seluruh isinya.
ES (30), saksi mata yang saat itu sedang berada di dalam mobil Carry yang ikut dihantam truk, menceritakan detik-detik mencekam saat api mulai membubung.
"Mobil ekspedisi itu tiba-tiba mundur kencang dan langsung menghantam warung sama pom mini. Setelah tabrakan keras itu, langsung keluar api dan cepat sekali membakar warung," tutur ES.
Dua unit armada pemadam kebakaran Pemkot Bandar Lampung langsung diterjunkan ke titik lokasi. Petugas berjibaku selama setengah jam sebelum akhirnya berhasil menjinakkan api sepenuhnya sekitar pukul 15.30 WIB.
Baca Juga:Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas
Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Toni Apriadi, mengonfirmasi bahwa amukan si jago merah telah berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
"Dugaan awal, api dipicu benturan keras mobil ekspedisi yang menabrak mesin dispenser pom bensin mini. Api kemudian menyambar dan membakar warung," terang Kompol Toni.
Meski tidak ada korban luka maupun jiwa, total kerugian materiel ditaksir mencapai Rp15 juta, meliputi bangunan warung, mesin pom mini, serta unit kompresor yang ludes tak tersisa.
Terkait proses hukum dan ganti rugi, polisi telah mengamankan lokasi serta mengarahkan upaya mediasi antarpihak.
"Upaya mediasi sudah kami fasilitasi, namun prosesnya ditunda hingga Selasa karena masih menunggu kehadiran pihak pemilik armada ekspedisi. Kami juga masih mendalami penyebab pasti mengapa truk tersebut tiba-tiba meluncur mundur," pungkasnya.