Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi

Gunung Anak Krakatau erupsi 3 kali beruntun pada Selasa pagi, 8 September 2026. Status Siaga Level III, masyarakat dilarang mendekat radius 3 km.

Bernadette Sariyem
Selasa, 08 September 2026 | 11:03 WIB
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
Gunung Anak Krakatau erupsi. (Dok. esdm.go.id)
Baca 10 detik
  • Gunung Anak Krakatau di Lampung mengalami tiga kali erupsi berturut-turut pada Selasa, 8 September 2026 pagi.
  • Petugas mencatat letusan terjadi pukul 05.08, 05.34, serta 07.49 WIB dan terekam jelas pada seismogram.
  • Status gunung tetap berada pada Level III Siaga sehingga masyarakat dilarang mendekati area radius tiga kilometer.

SuaraLampung.id - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung, kembali 'batuk-batuk', Selasa (8/9/2026) pagi. Pos Pantau Gunung Api GAK mencatat, gunung tersebut tiga kali erupsi.

Berdasarkan data yang dihimpun, rentetan erupsi tersebut terjadi dalam kurun waktu yang cukup berdekatan, yakni pada pukul 05.08 WIB, 05.34 WIB, dan 07.49 WIB.

Kepala Pos PGA Anak Krakatau di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Deny Mardiono, mengonfirmasi seluruh aktivitas erupsi tersebut terekam dengan jelas pada seismogram.

"Erupsi pertanya Pukul 05.08 WIB. Erupsinya beramplitudo 47 milimeter dengan durasi 15 detik. Tapi tinggi kolom abu erupsi tak teramati secara visual," kata dia.

Baca Juga:Nyawa Melayang di Ruang Tamu, Pelaku Pembunuhan Banjar Agung Akhirnya Menyerah

Tak berselang lama, erupsi kedua kembali terekam pada pukul 05.34 WIB. Data seismogram menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 44 milimeter dengan durasi aktivitas sekitar 10 detik.

Geliat magma di perut bumi Anak Krakatau belum mereda. Erupsi ketiga kembali terjadi pada pukul 07.49 WIB.

Letusan kali ini, amplitudo maksimum tercatat lebih besar, yakni 48 milimeter dengan durasi yang lebih panjang, sekitar 19 detik.

Sama seperti dua erupsi sebelumnya, tinggi kolom abu pada letusan ketiga ini juga tidak dapat teramati.

Terkait kondisi fisik gunung, Deny menyebut hingga saat ini pihaknya belum melakukan pemetaan ulang terhadap ketinggian terbaru Gunung Anak Krakatau pasca-rentetan aktivitas tersebut.

Baca Juga:ASN Lampung Tetap Ngantor di Tengah Abu Vulkanik, Ini Alasannya

Hingga kekinian, rujukan ketinggian masih menggunakan data dari laporan berkala.

"Sementara berdasarkan laporan per 6 jam, tinggi GAK mencapai 157 mdpl," kata Deny.

Status Level III (Siaga): Radius 3 Km Harus Steril

Hingga berita ini dipublikasikan, status Gunung Anak Krakatau masih bertahan pada Level III (Siaga).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi dan PVMBG menegaskan bahwa potensi ancaman bahaya saat ini berupa aliran lava yang bisa disertai lontaran batu pijar.

Mengingat status Siaga tersebut, pihak berwenang mengeluarkan sejumlah rekomendasi teknis yang harus dipatuhi oleh masyarakat, wisatawan, maupun pendaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak