- Mobil GrandMax Boks menabrak truk terparkir di Candimas Lampung Selatan pada Rabu dini hari.
- Warga bersama polisi mengevakuasi korban bernama Ade Setiawan yang selamat dari kabin ringsek.
- Basarnas Lampung berhasil menyelamatkan korban terjepit bernama Dian Maranata dan membawanya ke rumah sakit.
SuaraLampung.id - Sebuah mobil GrandMax Boks yang tengah melaju di wilayah Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Rabu (2/9/2026) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB, berakhir tragis setelah menghantam bagian belakang truk yang terparkir di bahu jalan.
Kabin mobil boks itu ringsek seketika, memerangkap dua orang di dalamnya dalam situasi antara hidup dan mati.
Laporan darurat masuk ke kantor Basarnas Lampung hanya tujuh menit setelah kejadian.
Adalah Azka, seorang warga yang menyaksikan kengerian tersebut, segera menghubungi petugas. Kabar itu singkat namun mencekam. Ada dua nyawa yang terjepit di balik kemudi yang hancur.
Tim Rescue Basarnas Lampung bergerak cepat. Pukul 00.42 WIB, armada rescue truck dan ambulans meluncur ke lokasi, lengkap dengan peralatan Vehicle Accident Rescue (VAR), perangkat khusus yang menjadi harapan terakhir bagi mereka yang terjebak dalam besi tua.
Baca Juga:Home Industry Ekstasi Terbongkar di Perumahan Natar
Di lokasi kejadian, ketegangan memuncak. Ade Setiawan (30), salah satu korban, berhasil dievakuasi lebih awal berkat aksi heroik warga sekitar bersama personel kepolisian.
Ade dinyatakan selamat, namun perjuangan belum usai. Rekannya, Dian Maranata (30), masih berada di dalam kabin yang ringsek, terjepit di antara himpitan dashboard dan jok mobil.
Setibanya di lokasi pada pukul 00.47 WIB, tim Basarnas langsung mengambil alih penanganan. Dengan ketelitian tinggi, petugas menggunakan peralatan pemotong logam untuk membuka ruang bagi Dian. Setiap detik terasa begitu berharga di bawah sorot lampu evakuasi yang temaram.
"Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati untuk memastikan korban tidak mengalami cidera tambahan," ujar Deni Kurniawan, Kepala Jaga Harian (Kagahar) Basarnas Lampung.
Keajaiban itu akhirnya datang pada pukul 01.15 WIB. Setelah hampir satu jam terjebak dalam kondisi mencekam, Dian akhirnya berhasil dikeluarkan dari reruntuhan mobil dalam kondisi selamat. Tim medis segera melarikannya ke Rumah Sakit Natar Medika menggunakan ambulans.
Baca Juga:Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
Operasi SAR gabungan yang melibatkan Polsek Natar, warga, dan keluarga korban ini resmi ditutup pada pukul 01.30 WIB.
Meski kedua korban, yang merupakan warga Tegal Bungur, Kecamatan Tegineneng, berhasil lolos dari maut, kejadian ini menjadi pengingat pahit bagi pengguna jalan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di dini hari," tutup Deni.