- Sebanyak 2.212 jemaah haji asal Lampung telah tiba di Asrama Haji Rajabasa hingga Kamis, 11 Juni 2026.
- Proses pemulangan 4.005 jemaah lainnya dari tanah suci dijadwalkan akan berakhir seluruhnya pada 29 Juni mendatang.
- Sebanyak 11 jemaah haji Lampung wafat di tanah suci dan ahli warisnya akan menerima hak asuransi sesuai ketentuan.
SuaraLampung.id - Isak tangis haru menyelimuti Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, dalam beberapa hari terakhir. Satu per satu bus yang membawa rombongan tamu Allah memasuki gerbang, menandai berakhirnya perjalanan panjang ibadah di tanah suci bagi sebagian warga Lampung.
Namun, di balik sujud syukur mereka yang kembali, terselip duka mendalam bagi keluarga yang kursinya tetap kosong saat kepulangan.
Hingga Kamis (11/6/2026), Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung mencatat sebanyak 2.212 jemaah haji telah menginjakkan kaki kembali di tanah air dengan selamat.
Mereka tergabung dalam lima kelompok terbang (kloter) awal yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah.
Baca Juga:Jeratan Telegram Mahasiswa di Bandar Lampung: Rayu Gadis 16 Tahun dengan Iming-iming Makeup
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Lampung, Ansori F. Citra, mengungkapkan bahwa gelombang kepulangan ini masih akan terus berlangsung.
Saat ini, masih ada sembilan kloter tersisa, sekitar 4.005 jamaah, yang sedang menunggu giliran untuk diterbangkan ke Lampung.
"Jika semua berjalan sesuai rencana, kloter terakhir Lampung dijadwalkan tiba di asrama haji pada 29 Juni mendatang," ujar Ansori.
Di tengah gegap gempita penyambutan, Lampung juga berduka. Tercatat 11 jamaah asal Provinsi Lampung mengembuskan napas terakhir di tanah suci.
Mereka tidak ikut pulang dalam rombongan, melainkan telah memilih pulang ke haribaan Sang Pencipta dan dimakamkan di tanah yang paling dicintai umat Muslim.
Baca Juga:Jejak HP Ungkap Sindikat Pencurian Sekolah di Lampung Utara: Polisi Buru Eksekutor Utama
Berikut adalah nama-nama jamaah haji Lampung yang wafat:
- Sugiarti Binti Karta Pawira (Kloter JKG 15, Lampung Utara)
- Mesno Iro Karso (Kloter JKG 16, Lampung Timur)
- H. Muhammad Sukono Sarwan (Kloter JKG 21, Pringsewu)
- H. Binti Panidi Purwanto (Kloter JKG 18, Mesuji)
- Hj. Suriah Sanusi Tayem Binti Sanusi (Kloter JKG 15, Lampung Utara)
- Hj. Nurhasanah Mardian (Kloter JKG 21, Pringsewu)
- H. Sarno Sahrudin Diran (Kloter JKG 19, Tanggamus)
- H. Ahmad Fadil bin Muh. Nur (Kloter JKG 16, Tulang Bawang)
- Hj. Muntingah Sukijo Abdullah (Kloter JKG 11, Lampung Timur)
- Hj. Masbitun binti Asmuni (Kloter JKG 14, Lampung Barat)
- H. Ayub Bakri Warta Bin Bakri (Kloter JKG 15, Lampung Utara)
Sebagai bentuk tanggung jawab dan perlindungan, Ansori memastikan bahwa seluruh jamaah yang wafat akan mendapatkan asuransi. Nilai asuransi tersebut sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan tahun ini.
"Ahli waris akan menerima hak asuransi tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tambahnya.
Tahun ini, Lampung mengirimkan total 5.827 putra-putri terbaiknya untuk menunaikan rukun Islam kelima yang terbagi dalam 14 kloter. (ANTARA)