Penyelundupan 350 Tabung Gas Elpiji Subsidi ke Sumsel Digagalkan Polisi di Mesuji

Polres Mesuji menangkap dua pelaku penyelundupan 350 tabung gas subsidi di Jalan Lintas Timur

Wakos Reza Gautama
Senin, 01 Juni 2026 | 13:16 WIB
Penyelundupan 350 Tabung Gas Elpiji Subsidi ke Sumsel Digagalkan Polisi di Mesuji
Ilustrasi tabung gas elpiji. Polres Mesuji menangkap dua pelaku penyelundupan 350 tabung gas subsidi di Jalan Lintas Timur pada Jumat, 29 Mei 2026. [ANTARA/Siti Nurhaliza]
Baca 10 detik
  • Polres Mesuji menangkap dua pelaku penyelundupan 350 tabung gas subsidi di Jalan Lintas Timur pada Jumat, 29 Mei 2026.
  • Pelaku mendistribusikan gas dari Tulang Bawang ke Sumatera Selatan demi keuntungan selisih harga sebesar Rp4.000 per tabung.
  • Polisi menyita barang bukti dan kini menyelidiki keterlibatan pemilik pangkalan dalam praktik distribusi ilegal selama tiga bulan terakhir.

SuaraLampung.id - Sebuah praktik lancung distribusi gas bersubsidi dari Lampung menuju Sumatera Selatan berhasil diendus oleh jajaran Polres Mesuji dalam sebuah razia di Jalan Lintas Timur KM 192, tepat di depan Mapolres Mesuji, Jumat (29/5/2026) malam.

Sebanyak 350 tabung gas subsidi yang seharusnya menjadi hak masyarakat Lampung, ditemukan bertumpuk di atas mobil pikap, siap dikirim ke luar jalur resmi demi meraup keuntungan pribadi.

Aksi nekat Misadi (43) dan Edi Prayugo (23) berakhir buntu saat kendaraan mereka dihentikan petugas yang sedang menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Alih-alih membawa dokumen resmi, keduanya justru gelagapan saat polisi memeriksa muatan ratusan tabung hijau tersebut.

Baca Juga:Penyelundupan Ratusan Burung Terbongkar! Detik-Detik Petugas Cegat Bus di Tol Bakter

Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus, mengungkapkan bahwa gas tersebut dibeli dari sebuah pangkalan di Pasar Unit 2, Kabupaten Tulang Bawang, dengan misi dikirim ke Desa Labuhan Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Motif di balik penyelundupan ini adalah mendapat selisih harga. Tersangka membeli gas melon dari pangkalan seharga Rp18.000 per tabung, lalu menjualnya kembali ke warga di Sumatera Selatan dengan harga Rp22.000.

Penyelidikan polisi mengungkap bahwa praktik ini bukanlah aksi perdana. Sejak Maret hingga Mei 2026, setidaknya 7.000 tabung gas subsidi diperkirakan telah bocor keluar wilayah Lampung melalui tangan mereka.

"Jika diakumulasi, ribuan unit tabung telah berpindah tangan secara ilegal dalam tiga bulan terakhir. Ini jelas mengganggu ketersediaan pasokan bagi masyarakat yang benar-benar berhak," tegas Firdaus, Minggu (31/5/2026).

Polisi tidak ingin berhenti hanya pada sopir dan kernet pikap. Fokus penyidikan kini mengarah pada hulu distribusi, yaitu pemilik pangkalan di Tulang Bawang yang dengan sengaja memasok gas subsidi dalam jumlah besar kepada pihak yang tidak memiliki izin distribusi.

Baca Juga:Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok

"Kami sedang menelusuri keterlibatan pemilik pangkalan. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan ahli dari BPH Migas untuk memperkuat pembuktian," tambah Firdaus.

Saat ini, dua unit mobil pikap dan 350 tabung Elpiji telah disita sebagai barang bukti. Kedua tersangka kini terancam hukuman berat berdasarkan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi serta UU Cipta Kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak