- Bandara Radin Inten II Lampung membuka rute penerbangan langsung ke Bandara Husein Sastranegara Bandung mulai 7 Agustus 2026.
- Maskapai Wings Air menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi untuk melayani jadwal penerbangan harian bagi para penumpang.
- Kehadiran rute ini bertujuan memangkas waktu tempuh perjalanan secara drastis serta meningkatkan konektivitas pariwisata di kedua wilayah tersebut.
SuaraLampung.id - Kabar gembira bagi Anda yang sering terjebak kemacetan panjang atau lelah menempuh perjalanan darat-laut dari Lampung menuju Kota Kembang.
Mulai bulan depan, jarak antara Pintu Gerbang Sumatera dan Paris van Java akan terasa jauh lebih singkat berkat kehadiran jembatan udara baru.
Bandara Internasional Radin Inten II (TKG) secara resmi mengumumkan pembukaan rute penerbangan langsung menuju Bandara Husein Sastranegara, Bandung (BDO).
Langkah ini menjadi jawaban atas tingginya mobilitas masyarakat yang menginginkan efisiensi waktu dalam bepergian antardaerah.
Baca Juga:Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, memastikan bahwa layanan ini akan mulai beroperasi pada 7 Agustus 2026 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, rute ini akan tersedia setiap hari guna mengakomodasi kebutuhan penumpang.
"Rute Lampung-Bandung ini memang sangat dinantikan. Operasional resminya akan dimulai pada 7 Agustus nanti dengan jadwal penerbangan harian," ujar Kiki di Lampung Selatan, Kamis (16/7/2026).
Untuk rute eksklusif ini, maskapai Wings Air akan menjadi operator utama. Penumpang akan diajak merasakan pengalaman terbang yang khas menggunakan pesawat tipe baling-baling atau ATR 72.
Dengan kapasitas 72 kursi, pesawat ini dikenal andal untuk rute jarak pendek dan menawarkan pemandangan dari ketinggian yang lebih intim.
Meskipun tarif tiket ditentukan sepenuhnya oleh pihak maskapai, kehadiran rute ini dipastikan akan memangkas waktu tempuh secara drastis dibandingkan perjalanan darat yang bisa memakan waktu belasan jam.
Baca Juga:Brutal! Penusuk Pengendara di Fly Over Pasar Tugu Diringkus Setelah 2 Bulan Buron
Pembukaan rute ini bukan sekadar urusan transportasi. Kiki menjelaskan bahwa konektivitas yang lebih luas akan memberikan napas baru bagi sektor pariwisata di kedua provinsi.
Wisatawan dari Jawa Barat kini bisa lebih mudah mencicipi keindahan pantai Lampung, begitu pun sebaliknya, warga Lampung bisa dengan cepat menikmati kuliner dan udara sejuk Bandung.
"Selain mempermudah mobilitas, ini juga menjadi upaya kami meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi udara untuk perjalanan domestik yang lebih efisien," tambahnya. (ANTARA)