Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok

Warga membakar kediaman pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jadid di Mesuji

Wakos Reza Gautama
Minggu, 10 Mei 2026 | 16:21 WIB
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
Ilustrasi Kebakaran. Warga membakar Pondok Pesantren Nurul Jadid di Mesuji pada Jumat, 8 Mei 2026. [Pixabay/Николай Егошин]
Baca 10 detik
  • Warga membakar Pondok Pesantren Nurul Jadid di Mesuji pada Jumat, 8 Mei 2026 akibat akumulasi kekecewaan.
  • Aksi massa tersebut dipicu oleh ketidakpuasan warga terhadap penanganan hukum kasus asusila yang melibatkan oknum pimpinan pesantren setempat.
  • Polsek Mesuji Timur memediasi tokoh masyarakat untuk meredam konflik serta memastikan proses hukum pelaku tetap berjalan secara profesional.

SuaraLampung.id - Langit Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, memerah pada Jumat malam (08/05/2026). Kobaran api melahap Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid. Ratusan warga, yang selama ini memendam bara kekecewaan, akhirnya meledak dalam aksi massa yang mencekam.

Bangunan yang seharusnya menjadi simbol keteduhan itu luluh lantak. Aksi pembakaran ini diduga kuat merupakan puncak dari akumulasi kekecewaan masyarakat atas penanganan hukum kasus asusila yang menyeret oknum pimpinan pesantren.

Pimpinan ponpes sempat menghilang ke Pulau Jawa saat kasus ini pertama kali mencuat, namun kepulangannya baru-baru ini justru menjadi pemantik api.

Alih-alih menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah hukum, sang kiai justru kembali menggelar pengajian, seolah-olah dirinya "kebal" terhadap hukum.

Baca Juga:Misteri Avanza di Lintas Timur Mesuji: Polisi Temukan Senpi FN dan Amunisi di Bawah Jok

Pascainsiden yang menggegerkan tersebut, suasana di Tanjung Mas Jaya masih menyisakan trauma. Pada Sabtu (09/05/2026) hingga Minggu, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan mitigasi.

Di Balai Desa setempat, aroma sisa pembakaran seolah masih terasa saat tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa duduk bersama pihak kepolisian.

Kapolsek Mesuji Timur, IPDA Andri Fernandes hadir dengan misi meredam gejolak. Ia meminta warga untuk tidak lagi mengambil langkah main hakim sendiri yang justru melahirkan masalah hukum baru.

"Mari kita sama-sama menjaga keamanan agar tetap kondusif. Jangan ada lagi kejadian serupa. Serahkan sepenuhnya permasalahan ini kepada kepolisian," tegas IPDA Fernandes di hadapan para tokoh masyarakat.

Ia menekankan bahwa kepercayaan publik adalah kunci. Polsek Mesuji Timur menjamin bahwa proses hukum terhadap oknum kiai tersebut akan terus berjalan di bawah penanganan Polres Mesuji.

Baca Juga:Sebulan Menghirup Udara Bebas: Bedu Kembali Masuk Bui Usai Gasak Motor di Ponpes Kotabumi

Kepala Desa Tanjung Mas Jaya, Suyanto, berdiri dengan wajah lesu namun penuh harap. Di satu sisi, ia memahami luka hati warganya, namun di sisi lain, ia menyesalkan cara anarkis yang dipilih masyarakatnya.

"Saya selaku kepala desa mewakili masyarakat meminta maaf kepada Jajaran Polsek Mesuji Timur atas insiden yang terjadi," ungkap Suyanto.

Ia berharap, pertemuan ini menjadi titik balik bagi tegaknya keadilan tanpa harus ada lagi bangunan yang hangus terbakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak